SALAM DAN SAPAAN DAMAI

EMBUN ROHANI PAGI DARI PASIR PANJANG DESA NGILNGOF, KEI KECILSabtu, 31 Mei 2025Pesta Sta. Maria mengunjungi ElisabetInjil: Luk. 1 : 39 – 56 “Marilah kita perbiasakan mulut kita mengucapkan kata…

Read more

BUKTI KETUHANAN YESUS

EMBUN ROHANI PAGI DARI KAMPUNG WAUR, KEI BESARKamis, 29 Mei 2025Hari Raya KENAIKAN TUHANInjil: Luk. 24 : 46 – 53 “Seharusnya kita tidak memerlukan lagi bukti lain untuk menjelaskan ke-Tuhan-an…

Read more

YESUS ADALAH PEMILIK SURGA

EMBUN ROHANI PAGI DARI KAMPUNG WAUR, KEI BESARRabu, 28 Mei 2025Hari Biasa Pekan VI PaskahInjil: Yoh. 16 : 12 – 15 “Ketika kita percaya kepada Yesus maka kita diperkenankan menikmati…

Read more

KASIH: JATI DIRI ORANG KRISTIANI

Kis. 15:1-2,22-29; Why. 21:10-14.22-23; Yoh. 14:23-29 HM Paskah VI/25 Mei 2025 Salah satu aspek penting yang menggambarkan identitaskristiani adalah cinta kasih. Yesus beberapa kali menekankancinta kasih sebagai unsur yang mendasar bagi para murid dan pengikut-Nya. Dia mengatakan bahwa hukum pertama dan utama adalah kasih (kepada Tuhan dan kepada sesama) (bdk. Mt. 22:37-40). Bagi Yesus, kesih sebagai pertanda para pengikut pengikut-Nya (bdk. Yoh. 13:35). Orang mengenalkita dari kasih. Yesus katakan, “Barangsiapa tidak mengasihiAku, ia tidak menuruti firman-Ku” (Yoh. 14:24). Kasih Yesus adalah kasih yang baru. Ini adalah perintahbaru. Memang mencintai bukanlah hal baru. Setiap manusia, dalam dirinya terdapat kasih. Sejak lahir sebagai manusia, kasih ini sudah tertanam dalam diri karena kasih itu kodrati. Tanpa diajarkan pun, perasaan mengasihi merupakan bawaanmanusiawi. Namun Yesus menunjukkan sebuah kasih yang membedakan kasih-kasih yang lain. DIa mengajarkan sebuahperintah baru untuk mengasihi. Bagi Yesus, kasih yang paling radikal yang memedakan kasih-Nya dengan kasih yang lain adalah “kasih seseorang yang memberikan nyawanya untuksahabat-sahabatnya” (Yoh. 15:13). Pengorbanan fondasiutama dari kasih. Kasih bukan soal perasaan, tetapi tentangtindakan berkorban. Pengorbanan dalam mengasihimengandaikan keterbukaan dan keterahan kepada orang lain atau ke luar diri.…

Read more

SALING MENGASIHI SATU TERHADAP YANG LAIN

Kis. 14:21b-27; Why. 21:1-5a; Yoh. 13:31-33a,34-35 Minggu Paskah V/Minggu, 18 Mei 2025 Kasih merupakan prinsip dasar kehidupan yang bersifatkodrati dan ilahi. Manusia sungguh-sungguh menemukan jatidirinya dalam kasih. Hidup saling mengasihi adalah identitasmanusia. Secara alamiah, kasih melekat dalam diri manusia. Manusia tanpa kasih sama sekali tidak menunjukkanmartabatnya sebagai manusia. Kasih adalah hak dasar atauhakiki manusia. Hak ini sudah ada secara alamiah. Kasih tergambar melalui sikap Kasih juga bersifat ilahi. Tuhan mengajarkan kasih. Setiap agama menganjurkan pemeluknya untuk menaburkankasih. Dalam persepektif iman kristiani, kasih merupakandasar penting dalam kehidupan iman Kristiani. Yesus dalaminjil beberapa kali menekankan aspek ini. Bagi Yesus, kasihmerupakan hukum utama: kasih terhadap Tuhan dan kasihterhadap sesama. Kasih menjadi dasar dari hukum Taurat dan kitab para Nabi (bdk. Mat. 22:36-40).  Kasih yang Yesus tawarkan adalah kasih yang radikal. Kasih bukanlah hal baru dalam hidup manusia. Namun bentukkasih yang Yesus tekankan adalah bentuk kasih yang tidakbiasa, tetapi yang luar biasa. Yesus berkata, “Aku memberikanperintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu salingmengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikianpula kamu harus saling mengasihi” (Yoh. 13:34). Kasih Yesus identik dengan pengorbanan. Bagi Yesus, kasih sejatiadalah kasih seseorang yang mau berkorban bagi orang lain (bdk. Yoh. 15:13). Yesus sendiri telah menunjukkan bentukkasih seperti ini. Dia memilih menderita demi cinta-Nya untuk manusia. Dia menderita agar manusia diselamatkan. Pengorbanan Yesus ini selalu kita alami dalam perayaanEkaristi. Dalam ekaristi, Yesus merayakan korban, dan sekaligus berkorban (menjadi korban)…

Read more