Advertisement

SEMUA HARTAKU MILIK TUHAN YESUS

EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA METROPOLITAN JAKARTA
Kamis, 05 Maret 2026
Injil: Luk. 16 : 19 – 31

Saya mempunyai seorang teman yang memang bukan kaya raya sekali alias konglomerat, namun sangat suka untuk berbagi dan memberi kepada banyak orang. Bahkan beliau meminta saya untuk mencarikan orang-orang yang bisa dia bantu. Ketika saya bertanya kepadanya: “Mengapa Anda tak pernah berhenti berbagi? Dari mana saja datang uangmu?” Dia menjawab: “Bapa Uskup, semua yang kupunyai adalah milik Tuhan Yesus, maka saya akan merasa bersalah dan berdosa sekali bila tidak membaginya kepada sesama yang memerlukannya.” Saya hanya terkagum-kagum mendengarkan jawaban yang luar biasa ini. Saya berdoa agar berkat Tuhan selalu dicurahkan kepadanya sehingga ia tak pernah kekurangan untuk berbagi.

Dalam Firman Tuhan pagi ini tentang si kaya yang mengabaikan orang miskin di sekitarnya sangat berlawanan dengan sahabatku dalam cerita di atas: ⁠”Ada seorang kaya yang selalu berpakaian jubah ungu dan kain halus, dan setiap hari ia bersukaria dalam kemewahan. Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok, berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu, dan ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu. Malahan anjing-anjing datang dan menjilat boroknya.” ( ayat 19- 21 )

Sekarang mari kita memilih: “Entah menjadi seperti sahabatku yang tak pernah berhenti berbagi ataukah seperti si kaya yang dalam cerita Injil, yang tidak mau berbagi kepada orang miskin apa yang dia miliki?”

Ingatlah bahwa;

  • Menjadi orang kaya bukan berarti menunggu sampai hartamu berlimpah barulah engkau mau berbagi, karena orang yang selalu memberi pun dari kekurangannya adalah sesungguhnya dialah orang kaya;
  • ⁠Sesaat ketika engkau memberi dan berbagi maka pasti engkau akan berkekurangan, namun di saat kekosongan itulah, Tuhan memilliki kesempatan untuk mengisinya dengan berkat-berkat-Nya;
  • ⁠Akhirnya orang yang selalu berbagi pasti tidak pernah kekurangan untuk selalu memberi karena Tuhan sendirilah yang menyediakannya dengan cara-cara yang mengagumkan.

Selamat beraktivitas untuk para sahabat.

Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua. ( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )

    wpChatIcon