{"id":19109,"date":"2026-02-25T08:27:51","date_gmt":"2026-02-25T08:27:51","guid":{"rendered":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/index.php\/2026\/02\/25\/mencermati-perbedaan-sikap-cepat-tanggap-orang-niniwe-pada-zaman-nabi-yunus-dengan-kaum-elite-yahudi-pada-zaman-yesus\/"},"modified":"2026-02-25T08:27:51","modified_gmt":"2026-02-25T08:27:51","slug":"mencermati-perbedaan-sikap-cepat-tanggap-orang-niniwe-pada-zaman-nabi-yunus-dengan-kaum-elite-yahudi-pada-zaman-yesus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/mencermati-perbedaan-sikap-cepat-tanggap-orang-niniwe-pada-zaman-nabi-yunus-dengan-kaum-elite-yahudi-pada-zaman-yesus\/","title":{"rendered":"MENCERMATI PERBEDAAN SIKAP \u201cCEPAT TANGGAP\u201d ORANG NINIWE PADA ZAMAN NABI YUNUS DENGAN KAUM ELITE YAHUDI PADA ZAMAN YESUS"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">DAILY WORDS, RABU, 25 FEBRUARI 2026<br \/>PEKAN PRAPASKAH I, TAHUN A<br \/>BY RP. PIUS LAWE, SVD<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">BACAAN I : YUN 3: 1 \u2013 10<br \/>MAZMUR T : MZM 51: 3 \u2013 4. 12 \u2013 13.18 \u2013 19<br \/>INJIL : LUK 11: 29 \u2013 32<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">@ Orang-orang Niniwe, mulai dari pimpinannya (raja) sampai rakyat jelata, semuanya cepat tanggap terhadap seruan nabi Yunus. Segera setelah mendengar jika empat puluh hari lagi, Niniwe akan ditunggang balikkan, mereka langsung mengumumkan puasa. Hal ini dilakukan secara massive. Baik orang dewasa maupun anak-anak mengenakan kain kabung \u2013 tanda pertobatan. Raja bahkan turun dari singgasananya dan menanggalkan jubahnya. Dengan berselubungkan kain kabung, raja duduk di atas abu. Ini tindakan yang sangat radikal. Raja dan para pembesarnya bahikan memerintahkan agar semua lapisan masyrakat termasuk ternaknya, tidak boleh makan dan berselubungkan kain kabung berseru dengan keras kepada Allah, menyatakan komitmen untuk bertobat dari hidup mereka yang jahat. Sungguh, orang-orang Niniwe cepat tanggap terhadap perintah Allah lewat seruan nabi Yunus. Mereka benar-benar takut (dalam arti positif) kepada Allah. Cukup dengan satu seruan dari nabi Yunus, semua langsung mengambil langkah \u201cpertobatan\u201d. Sikap cepat tanggap ini membuahkan sesuatu yang baik. Allah tidak lagi murka terhadap mereka. Tidak perlu banyak diskusi. Mereka juga tidak memerlukan banyak tanda atau mukjizat untuk taat pada perintah Allah melalui seruan nabi Yunus. Ini baru namanya \u201c <em>takut akan Allah<\/em> \u201d.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">@ Berbeda dengan orang Niniwe, kaum \u201celite Yahudi di zaman Yesus\u201d menunjukkan sikap hati yang tegar. Kaum elite Yahudi terdiri dari <em>orang Saduki<\/em> (kaum aristocrat, kaya dan berkuasa yang sebagian besar terdiri dari imam-iman kepala yang menguasai Bait Allah di Yerusalem; yang bekerja sama dengan pemerintah Romawi untuk mempertahankan posisi dan statu quo; yang menolak konsep kebangkitan orang mati, malaikat atau tradisi lisan), <em>Orang Farisi<\/em> (kelompok yang sangat dihormati oleh rakyat oleh karena ketaatan mereka pada Taurat dan hukum lisan, selalu menekankan hidup suci dan ajaran guru\/rabi, dan punya pengaruh besar dalam masyarakat dan bahkan lembaga Sanhedrin), I <em>mam Kepala dan Penatua<\/em> (mereka yang memimpin Sanhedrin: Mahkamah Agama Tertinggi dan bertanggung jawab atas urusan operasional Bait Allah), <em>Ahli Taurat<\/em> (ahli hukum dan cendikiawan yang menguasai dan mengajarkan Taurat), <em>Keluarga Herodes dan Elite Politik (herodians)<\/em> yaitu pendukung raja Herodes dan pemerintah Romawi yang mempunyai kepentingan politik dan ekonomi. Melihat dan memahami \u201cprofil\u201d kelompok-kelompok elite Yahudi di atas, dengan mudah kita mengerti bahwa hidup mereka berorientasi pada \u201cmempertahankan status quo\u201d. Dengan ini, kita semakin memahami jika mereka \u201c <em>lebih taku<\/em> t\u201d atau \u201c <em>memilih untuk menjilat<\/em> \u201d pemerintah Romawi guna mempertahankan status quo. Apapun ajaran Yesus yang bertolak belakang dan bahkan mengekang ruang geraknya untuk memanipulasi hukum, dibantah atau ditolak oleh mereka. Pantas jika mereka selalu bertotak belakang dengan Yesus, <em>figure<\/em> yang sungguh ngotot mendobrak kemapanan. Mereka berkiat menghabisi Yesus oleh karena Dia membawa banyak pembaharuan dalam praktek hukum Taurat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">@ Bagi kaum \u201c <em>elite Yahudi<\/em> \u201d, mereka memilih untuk mempertahankan posisinya masing-masing dalam masyarakat. Mereka anti terhadap perubahan-perubahan yang dibawa oleh Yesus. Oleh karena ketegaran hati kaum \u201celite Yahudi\u201d ini, mereka mengalami kesulitan untuk menerima Yesus sebagai Mesias \u2013 Utusan Allah yang datang untuk membawa kaum Israel dari penindasan para penjajah. Di sinilah letak <em>\u201cresistensi\/penolakan<\/em> \u201d kaum elite Yahudi terhadap kehadiran Yesus sebagai Mesias \u2013 Anak Allah. Dengan hati yang sudah dibentengi oleh kepentingannya masing-masing, mereka susah menerima Yesus sebagai Putera Allah meskipun mereka sendiri sudah menyaksikan banyak tanda dan mukjizat. Ketegaran hati mereka telah membutakan mata hatinya untuk memahami, menerima dan mengimani Kristus sebagai Mesias. Tidak ada lagi TANDA yang mempan untuk mata hati mereka. Semuanya \u201cd <em>ibutakan<\/em> \u201d oleh napsu untuk mempertahankan \u201c <em>status quo\u201d<\/em> .<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">@ Dari dua kelompok masyarakat yang berbeda di atas, kita tentu saja memilih untuk mengenakan semangat tobat orang-orang Niniwe. Kita mau bertobat secara sungguh-sungguh tanpa ada takut \u201c <em>kehilangan posisi<\/em> \u201d, tanpa harus \u201c <em>menjilat<\/em> \u201d pada orang atau pihak-pihat tertentu, dst. Di masa Prapaskah ini, saatnya bagi kita untuk \u201cberbalik kepada Allah\u201d dengan hati yang tulus dan dengan kehendak yang bebas, membuka mati hati kita untuk peka terhadap kehadiran Yesus, bukan hanya dalam Perayaan Sabda dan Perayaan Ekaristi Kudus, tetapi juga di dalam diri orang-orang miskin dan tertindas. Kita belajar \u201c <em>peka<\/em> dan <em>cepat tanggap<\/em> \u201d terhadap kehadiran Tuhan. <em>Have a good day filled with love and kindness.<\/em> <em>padrepiolaweterengsvd<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DAILY WORDS, RABU, 25 FEBRUARI 2026PEKAN PRAPASKAH I, TAHUN ABY RP. PIUS LAWE, SVD BACAAN I : YUN 3: 1 \u2013 10MAZMUR T : MZM 51: 3 \u2013 4. 12&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18664,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[14,15],"tags":[],"class_list":["post-19109","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-daily-words","category-renungan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>MENCERMATI PERBEDAAN SIKAP \u201cCEPAT TANGGAP\u201d ORANG NINIWE PADA ZAMAN NABI YUNUS DENGAN KAUM ELITE YAHUDI PADA ZAMAN YESUS - Keuskupan Amboina<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"%\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/mencermati-perbedaan-sikap-cepat-tanggap-orang-niniwe-pada-zaman-nabi-yunus-dengan-kaum-elite-yahudi-pada-zaman-yesus\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"MENCERMATI PERBEDAAN SIKAP \u201cCEPAT TANGGAP\u201d ORANG NINIWE PADA ZAMAN NABI YUNUS DENGAN KAUM ELITE YAHUDI PADA ZAMAN YESUS - Keuskupan Amboina\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"%\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/mencermati-perbedaan-sikap-cepat-tanggap-orang-niniwe-pada-zaman-nabi-yunus-dengan-kaum-elite-yahudi-pada-zaman-yesus\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Keuskupan Amboina\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/keuskupanambon\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-02-25T08:27:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/pius-lawe.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1321\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"683\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Leonardus Ansis\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Leonardus Ansis\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/mencermati-perbedaan-sikap-cepat-tanggap-orang-niniwe-pada-zaman-nabi-yunus-dengan-kaum-elite-yahudi-pada-zaman-yesus\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/mencermati-perbedaan-sikap-cepat-tanggap-orang-niniwe-pada-zaman-nabi-yunus-dengan-kaum-elite-yahudi-pada-zaman-yesus\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Leonardus Ansis\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/97bf18f440403024be6f363cd6cb0071\"},\"headline\":\"MENCERMATI PERBEDAAN SIKAP \u201cCEPAT TANGGAP\u201d ORANG NINIWE PADA ZAMAN NABI YUNUS DENGAN KAUM ELITE YAHUDI PADA ZAMAN YESUS\",\"datePublished\":\"2026-02-25T08:27:51+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/mencermati-perbedaan-sikap-cepat-tanggap-orang-niniwe-pada-zaman-nabi-yunus-dengan-kaum-elite-yahudi-pada-zaman-yesus\\\/\"},\"wordCount\":673,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/mencermati-perbedaan-sikap-cepat-tanggap-orang-niniwe-pada-zaman-nabi-yunus-dengan-kaum-elite-yahudi-pada-zaman-yesus\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/01\\\/pius-lawe.png\",\"articleSection\":[\"Daily Words\",\"Renungan\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/mencermati-perbedaan-sikap-cepat-tanggap-orang-niniwe-pada-zaman-nabi-yunus-dengan-kaum-elite-yahudi-pada-zaman-yesus\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/mencermati-perbedaan-sikap-cepat-tanggap-orang-niniwe-pada-zaman-nabi-yunus-dengan-kaum-elite-yahudi-pada-zaman-yesus\\\/\",\"name\":\"MENCERMATI PERBEDAAN SIKAP \u201cCEPAT TANGGAP\u201d ORANG NINIWE PADA ZAMAN NABI YUNUS DENGAN KAUM ELITE YAHUDI PADA ZAMAN YESUS - Keuskupan Amboina\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/mencermati-perbedaan-sikap-cepat-tanggap-orang-niniwe-pada-zaman-nabi-yunus-dengan-kaum-elite-yahudi-pada-zaman-yesus\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/mencermati-perbedaan-sikap-cepat-tanggap-orang-niniwe-pada-zaman-nabi-yunus-dengan-kaum-elite-yahudi-pada-zaman-yesus\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/01\\\/pius-lawe.png\",\"datePublished\":\"2026-02-25T08:27:51+00:00\",\"description\":\"%\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/mencermati-perbedaan-sikap-cepat-tanggap-orang-niniwe-pada-zaman-nabi-yunus-dengan-kaum-elite-yahudi-pada-zaman-yesus\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/mencermati-perbedaan-sikap-cepat-tanggap-orang-niniwe-pada-zaman-nabi-yunus-dengan-kaum-elite-yahudi-pada-zaman-yesus\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/mencermati-perbedaan-sikap-cepat-tanggap-orang-niniwe-pada-zaman-nabi-yunus-dengan-kaum-elite-yahudi-pada-zaman-yesus\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/01\\\/pius-lawe.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/01\\\/pius-lawe.png\",\"width\":1321,\"height\":683},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/mencermati-perbedaan-sikap-cepat-tanggap-orang-niniwe-pada-zaman-nabi-yunus-dengan-kaum-elite-yahudi-pada-zaman-yesus\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"MENCERMATI PERBEDAAN SIKAP \u201cCEPAT TANGGAP\u201d ORANG NINIWE PADA ZAMAN NABI YUNUS DENGAN KAUM ELITE YAHUDI PADA ZAMAN YESUS\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/\",\"name\":\"Keuskupan Amboina\",\"description\":\"Duc In Altum\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Keuskupan Amboina\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/#organization\",\"name\":\"Amboina Diocese\",\"alternateName\":\"Amboina Diocese\",\"url\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/01\\\/Coat_of_arms_of_Seno_Inno_Ngutra.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/01\\\/Coat_of_arms_of_Seno_Inno_Ngutra.png\",\"width\":404,\"height\":528,\"caption\":\"Amboina Diocese\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/keuskupanambon\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/97bf18f440403024be6f363cd6cb0071\",\"name\":\"Leonardus Ansis\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/1426851ffe57601af1cda2da8fd05896.jpg?ver=1788968851\",\"url\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/1426851ffe57601af1cda2da8fd05896.jpg?ver=1788968851\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/1426851ffe57601af1cda2da8fd05896.jpg?ver=1788968851\",\"caption\":\"Leonardus Ansis\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/author\\\/leonardus-ansis\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"MENCERMATI PERBEDAAN SIKAP \u201cCEPAT TANGGAP\u201d ORANG NINIWE PADA ZAMAN NABI YUNUS DENGAN KAUM ELITE YAHUDI PADA ZAMAN YESUS - Keuskupan Amboina","description":"%","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/mencermati-perbedaan-sikap-cepat-tanggap-orang-niniwe-pada-zaman-nabi-yunus-dengan-kaum-elite-yahudi-pada-zaman-yesus\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"MENCERMATI PERBEDAAN SIKAP \u201cCEPAT TANGGAP\u201d ORANG NINIWE PADA ZAMAN NABI YUNUS DENGAN KAUM ELITE YAHUDI PADA ZAMAN YESUS - Keuskupan Amboina","og_description":"%","og_url":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/mencermati-perbedaan-sikap-cepat-tanggap-orang-niniwe-pada-zaman-nabi-yunus-dengan-kaum-elite-yahudi-pada-zaman-yesus\/","og_site_name":"Keuskupan Amboina","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/keuskupanambon\/","article_published_time":"2026-02-25T08:27:51+00:00","og_image":[{"width":1321,"height":683,"url":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/pius-lawe.png","type":"image\/png"}],"author":"Leonardus Ansis","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Leonardus Ansis","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/mencermati-perbedaan-sikap-cepat-tanggap-orang-niniwe-pada-zaman-nabi-yunus-dengan-kaum-elite-yahudi-pada-zaman-yesus\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/mencermati-perbedaan-sikap-cepat-tanggap-orang-niniwe-pada-zaman-nabi-yunus-dengan-kaum-elite-yahudi-pada-zaman-yesus\/"},"author":{"name":"Leonardus Ansis","@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/#\/schema\/person\/97bf18f440403024be6f363cd6cb0071"},"headline":"MENCERMATI PERBEDAAN SIKAP \u201cCEPAT TANGGAP\u201d ORANG NINIWE PADA ZAMAN NABI YUNUS DENGAN KAUM ELITE YAHUDI PADA ZAMAN YESUS","datePublished":"2026-02-25T08:27:51+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/mencermati-perbedaan-sikap-cepat-tanggap-orang-niniwe-pada-zaman-nabi-yunus-dengan-kaum-elite-yahudi-pada-zaman-yesus\/"},"wordCount":673,"publisher":{"@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/mencermati-perbedaan-sikap-cepat-tanggap-orang-niniwe-pada-zaman-nabi-yunus-dengan-kaum-elite-yahudi-pada-zaman-yesus\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/pius-lawe.png","articleSection":["Daily Words","Renungan"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/mencermati-perbedaan-sikap-cepat-tanggap-orang-niniwe-pada-zaman-nabi-yunus-dengan-kaum-elite-yahudi-pada-zaman-yesus\/","url":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/mencermati-perbedaan-sikap-cepat-tanggap-orang-niniwe-pada-zaman-nabi-yunus-dengan-kaum-elite-yahudi-pada-zaman-yesus\/","name":"MENCERMATI PERBEDAAN SIKAP \u201cCEPAT TANGGAP\u201d ORANG NINIWE PADA ZAMAN NABI YUNUS DENGAN KAUM ELITE YAHUDI PADA ZAMAN YESUS - Keuskupan Amboina","isPartOf":{"@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/mencermati-perbedaan-sikap-cepat-tanggap-orang-niniwe-pada-zaman-nabi-yunus-dengan-kaum-elite-yahudi-pada-zaman-yesus\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/mencermati-perbedaan-sikap-cepat-tanggap-orang-niniwe-pada-zaman-nabi-yunus-dengan-kaum-elite-yahudi-pada-zaman-yesus\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/pius-lawe.png","datePublished":"2026-02-25T08:27:51+00:00","description":"%","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/mencermati-perbedaan-sikap-cepat-tanggap-orang-niniwe-pada-zaman-nabi-yunus-dengan-kaum-elite-yahudi-pada-zaman-yesus\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/mencermati-perbedaan-sikap-cepat-tanggap-orang-niniwe-pada-zaman-nabi-yunus-dengan-kaum-elite-yahudi-pada-zaman-yesus\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/mencermati-perbedaan-sikap-cepat-tanggap-orang-niniwe-pada-zaman-nabi-yunus-dengan-kaum-elite-yahudi-pada-zaman-yesus\/#primaryimage","url":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/pius-lawe.png","contentUrl":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/pius-lawe.png","width":1321,"height":683},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/mencermati-perbedaan-sikap-cepat-tanggap-orang-niniwe-pada-zaman-nabi-yunus-dengan-kaum-elite-yahudi-pada-zaman-yesus\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"MENCERMATI PERBEDAAN SIKAP \u201cCEPAT TANGGAP\u201d ORANG NINIWE PADA ZAMAN NABI YUNUS DENGAN KAUM ELITE YAHUDI PADA ZAMAN YESUS"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/#website","url":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/","name":"Keuskupan Amboina","description":"Duc In Altum","publisher":{"@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/#organization"},"alternateName":"Keuskupan Amboina","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/#organization","name":"Amboina Diocese","alternateName":"Amboina Diocese","url":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Coat_of_arms_of_Seno_Inno_Ngutra.png","contentUrl":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Coat_of_arms_of_Seno_Inno_Ngutra.png","width":404,"height":528,"caption":"Amboina Diocese"},"image":{"@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/keuskupanambon\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/#\/schema\/person\/97bf18f440403024be6f363cd6cb0071","name":"Leonardus Ansis","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/litespeed\/avatar\/1426851ffe57601af1cda2da8fd05896.jpg?ver=1788968851","url":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/litespeed\/avatar\/1426851ffe57601af1cda2da8fd05896.jpg?ver=1788968851","contentUrl":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/litespeed\/avatar\/1426851ffe57601af1cda2da8fd05896.jpg?ver=1788968851","caption":"Leonardus Ansis"},"sameAs":["https:\/\/keuskupanamboina.or.id"],"url":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/author\/leonardus-ansis\/"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/pius-lawe.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19109","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19109"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19109\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18664"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19109"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19109"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19109"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}