{"id":19926,"date":"2026-06-11T04:00:12","date_gmt":"2026-06-11T04:00:12","guid":{"rendered":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/berangkat-tanpa-banyak-bekal-tetapi-penuh-kepercayaan\/"},"modified":"2026-06-11T04:00:12","modified_gmt":"2026-06-11T04:00:12","slug":"berangkat-tanpa-banyak-bekal-tetapi-penuh-kepercayaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/berangkat-tanpa-banyak-bekal-tetapi-penuh-kepercayaan\/","title":{"rendered":"BERANGKAT TANPA BANYAK BEKAL, TETAPI PENUH KEPERCAYAAN"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Renungan berikut saya buat sebagai catatan perjalanan iman yang lahir dari pengalaman sederhana di dalam Kereta Api Argo Lawu 13 yang sedang melaju cepat dari Yogyakarta menuju Jakarta.<br \/>\u2014\u2014\u2014\u2014-***\u2014\u2014\u2014\u2014<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/img_0236-1024x1024.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-19836\" srcset=\"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/img_0236-1024x1024.png 1024w, https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/img_0236-300x300.png 300w, https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/img_0236-150x150.png 150w, https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/img_0236-768x768.png 768w, https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/img_0236-1170x1170.png 1170w, https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/img_0236-585x585.png 585w, https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/img_0236-1200x1200.png 1200w, https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/img_0236.png 1254w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bacaan Injil: Matius 10:7-13:<br \/>\u201cPergilah dan beritakanlah: Kerajaan Surga sudah dekat.\u201d (Mat. 10:7)<br \/>\u2014\u2014\u2014\u2014***\u2014\u2014\u2014\u2014<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saya menulis renungan ini di atas Kereta Api Argo Lawu 13 yang melaju cepat dari Stasiun Tugu Yogyakarta menuju Stasiun Gambir Jakarta.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di stasiun tadi, saya memperhatikan begitu banyak orang bergerak cepat. Ada yang berlari kecil mengejar waktu keberangkatan. Ada yang sibuk melakukan check-in. Ada yang memastikan tiketnya benar. Ada yang memeriksa nomor gerbong dan kursi. Ada yang menelepon keluarga sebelum kereta berangkat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semua tampak sigap.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semua tampak tahu ke mana mereka akan pergi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika tanda dibunyikan dan kereta mulai bergerak, setiap orang tahu bahwa dia harus meninggalkan sesuatu di belakangnya. Rumah. Keluarga. Sahabat. Pekerjaan. Kenyamanan. Rutinitas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mereka berangkat karena memiliki tujuan. Atau, digerakkan oleh tujuan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan di tengah perjalanan ini, saya termenung pada Sabda Tuhan yang berbicara dengan sangat kuat:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cPergilah!\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itulah kata pertama yang diberikan Yesus kepada para murid.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bukan: duduk dan diam di sini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bukan: tunggulah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bukan: amankan dirimu terlebih dahulu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tetapi: Pergilah!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Iman Kristiani sejak awal adalah iman yang bergerak. Iman yang berjalan. Iman yang bergegas. Iman yang berani meninggalkan zona nyaman. Iman yang merdeka dari kelekatan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yesus mengutus para murid bukan pertama-tama untuk membangun gedung, mengumpulkan harta, atau mencari kedudukan dan popularitas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia mengutus mereka untuk membawa kabar baik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk menghadirkan harapan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk menyembuhkan yang terluka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk menguatkan yang putus asa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk mengingatkan manusia bahwa Allah masih berjalan bersama mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sering kali kita berpikir bahwa kita baru dapat melayani jika semua kebutuhan sudah terpenuhi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kita mungkin berkata:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cNanti kalau saya punya waktu.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cNanti kalau ekonomi saya sudah stabil.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cNanti kalau keadaan lebih baik.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cNanti kalau saya sudah siap.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tetapi Yesus justru mengutus para murid dalam keadaan yang sangat sederhana.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mereka tidak diutus karena sudah sempurna.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mereka diutus karena percaya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di dalam dunia yang semakin cepat seperti kereta yang sedang saya tumpangi ini, banyak orang sibuk mengejar tujuan hidup, tetapi kehilangan arah hidup.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak yang bergerak cepat, tetapi tidak tahu untuk siapa mereka bergerak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak yang berhasil mengumpulkan kekayaan, tetapi kehilangan sukacita.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak yang memiliki koneksi luas, tetapi kehilangan relasi yang mendalam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak yang mempunyai rumah besar, tetapi tidak lagi memiliki rumah di dalam hati.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di sinilah Injil hari ini menjadi sangat relevan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kerajaan Allah ternyata bukan pertama-tama soal tempat yang jauh di langit.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kerajaan Allah hadir ketika seorang ibu tetap setia merawat keluarganya dengan penuh kasih; juga ketika usianya tidak muda lagi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kerajaan Allah hadir ketika seorang ayah bekerja dengan jujur dan setia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kerajaan Allah hadir ketika seorang petani tetap menanam dan mencari kiat-kiat cerdas ketika musim sulit dan haru biru.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kerajaan Allah hadir ketika seorang guru mendidik dengan sepenuh hati, meski gaji honorer yang jauh di bawah UMR.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kerajaan Allah hadir ketika seorang imam, biarawan-biarawati, aktivis sosial, pengusaha, profesional, atau pejabat publik berani mengutamakan kebenaran daripada keuntungan pribadi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kerajaan Allah hadir ketika manusia menjadi pembawa damai sejahtera.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yesus berkata:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKalau kamu masuk ke suatu rumah, berilah salam kepada rumah itu.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Artinya, ke mana pun kita pergi, kita dipanggil untuk membawa damai. Dan, harus diberi dengan cuma-cuma.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bukan membawa ketakutan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bukan membawa kebencian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bukan membawa fitnah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bukan membawa perpecahan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dunia hari ini terlalu penuh dengan orang yang ingin menang sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tuhan membutuhkan lebih banyak orang yang ingin menghadirkan damai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kereta ini akan tiba di Gambir beberapa jam lagi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perjalanan akan selesai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penumpang akan turun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Masing-masing akan kembali kepada tugas dan panggilannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tetapi satu metafora indah yang tidak bisa disangkal:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hidup kita sendiri sesungguhnya adalah sebuah perjalanan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Suatu hari kita juga akan tiba di \u201cstasiun terakhir\u201d kehidupan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan ketika itu tiba, Tuhan tidak akan bertanya berapa jauh kita telah bepergian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia akan bertanya:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berapa banyak kasih yang telah engkau bagikan dengan jiwa merdeka?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berapa banyak luka yang telah engkau sembuhkan?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berapa banyak harapan yang telah engkau hidupkan?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berapa banyak damai dan rasa adil yang telah engkau taburkan?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena pada akhirnya, yang akan bertahan bukanlah jabatan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bukan kekayaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bukan popularitas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melainkan kasih yang telah kita berikan selama perjalanan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Maka selama kereta kehidupan ini masih bergerak, jangan hanya menjadi penumpang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadilah murid yang diutus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadilah pembawa damai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadilah saksi Kerajaan Allah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebab Kerajaan Surga sungguh sudah dekat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bahkan mungkin sedang duduk di kursi di sebelah kita.<br \/>\u2014\u2014\u2014\u2014-***\u2014\u2014\u2014\u2014<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Doa<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tuhan Yesus,<br \/>Engkau mengutus para murid untuk berjalan membawa kabar baik dan damai. Di tengah perjalanan hidup kami yang sering tergesa-gesa, ajarlah kami untuk tidak kehilangan arah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika dunia mengajarkan kami untuk mengejar keberhasilan, ajarlah kami mengejar kebenaran.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika dunia mengajarkan kami untuk mengumpulkan sebanyak mungkin, ajarlah kami untuk memberi sebanyak mungkin.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika dunia dipenuhi kegelisahan, jadikanlah kami pembawa damai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berkatilah setiap orang yang sedang melakukan perjalanan hari ini: para pekerja, petani, nelayan, guru, pengusaha, profesional, pejabat publik, imam, biarawan-biarawati, serta semua yang berjuang bagi kehidupan keluarganya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semoga ke mana pun kami pergi, kami membawa jejak kasih-Mu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan ketika kelak kami tiba di tujuan akhir perjalanan hidup kami, semoga kami dapat mendengar suara-Mu berkata:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cBaik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Amin \ud83d\ude4f<br>\u2014\u2014\u2014-***\u2014\u2014\u2014-<br>MIKE KERAF, CSsR<br>Di atas KA Argo Lawu 13 &#8211; Stasiun Tugu, Yogyakarta &#8211; Stasiun Gambir, Jakarta &#8211; 11.06.2026<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Renungan berikut saya buat sebagai catatan perjalanan iman yang lahir dari pengalaman sederhana di dalam Kereta Api Argo Lawu 13 yang sedang melaju cepat dari Yogyakarta menuju Jakarta.\u2014\u2014\u2014\u2014-***\u2014\u2014\u2014\u2014 Bacaan Injil:&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":19878,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[163,15],"tags":[],"class_list":["post-19926","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-araswaraku","category-renungan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>BERANGKAT TANPA BANYAK BEKAL, TETAPI PENUH KEPERCAYAAN - Keuskupan Amboina<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"%\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/berangkat-tanpa-banyak-bekal-tetapi-penuh-kepercayaan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"BERANGKAT TANPA BANYAK BEKAL, TETAPI PENUH KEPERCAYAAN - Keuskupan Amboina\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"%\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/berangkat-tanpa-banyak-bekal-tetapi-penuh-kepercayaan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Keuskupan Amboina\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/keuskupanambon\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-11T04:00:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/img_0236-1024x1024.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Leonardus Ansis\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Leonardus Ansis\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/berangkat-tanpa-banyak-bekal-tetapi-penuh-kepercayaan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/berangkat-tanpa-banyak-bekal-tetapi-penuh-kepercayaan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Leonardus Ansis\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/97bf18f440403024be6f363cd6cb0071\"},\"headline\":\"BERANGKAT TANPA BANYAK BEKAL, TETAPI PENUH KEPERCAYAAN\",\"datePublished\":\"2026-06-11T04:00:12+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/berangkat-tanpa-banyak-bekal-tetapi-penuh-kepercayaan\\\/\"},\"wordCount\":858,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/berangkat-tanpa-banyak-bekal-tetapi-penuh-kepercayaan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/logoaraswaraku.png\",\"articleSection\":[\"Araswaraku\",\"Renungan\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/berangkat-tanpa-banyak-bekal-tetapi-penuh-kepercayaan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/berangkat-tanpa-banyak-bekal-tetapi-penuh-kepercayaan\\\/\",\"name\":\"BERANGKAT TANPA BANYAK BEKAL, TETAPI PENUH KEPERCAYAAN - Keuskupan Amboina\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/berangkat-tanpa-banyak-bekal-tetapi-penuh-kepercayaan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/berangkat-tanpa-banyak-bekal-tetapi-penuh-kepercayaan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/logoaraswaraku.png\",\"datePublished\":\"2026-06-11T04:00:12+00:00\",\"description\":\"%\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/berangkat-tanpa-banyak-bekal-tetapi-penuh-kepercayaan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/berangkat-tanpa-banyak-bekal-tetapi-penuh-kepercayaan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/berangkat-tanpa-banyak-bekal-tetapi-penuh-kepercayaan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/logoaraswaraku.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/logoaraswaraku.png\",\"width\":1254,\"height\":1254},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/berangkat-tanpa-banyak-bekal-tetapi-penuh-kepercayaan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"BERANGKAT TANPA BANYAK BEKAL, TETAPI PENUH KEPERCAYAAN\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/\",\"name\":\"Keuskupan Amboina\",\"description\":\"Duc In Altum\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Keuskupan Amboina\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/#organization\",\"name\":\"Amboina Diocese\",\"alternateName\":\"Amboina Diocese\",\"url\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/01\\\/Coat_of_arms_of_Seno_Inno_Ngutra.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/01\\\/Coat_of_arms_of_Seno_Inno_Ngutra.png\",\"width\":404,\"height\":528,\"caption\":\"Amboina Diocese\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/keuskupanambon\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/97bf18f440403024be6f363cd6cb0071\",\"name\":\"Leonardus Ansis\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/1426851ffe57601af1cda2da8fd05896.jpg?ver=1787153090\",\"url\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/1426851ffe57601af1cda2da8fd05896.jpg?ver=1787153090\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/1426851ffe57601af1cda2da8fd05896.jpg?ver=1787153090\",\"caption\":\"Leonardus Ansis\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/keuskupanamboina.or.id\\\/ducinaltum\\\/author\\\/leonardus-ansis\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"BERANGKAT TANPA BANYAK BEKAL, TETAPI PENUH KEPERCAYAAN - Keuskupan Amboina","description":"%","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/berangkat-tanpa-banyak-bekal-tetapi-penuh-kepercayaan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"BERANGKAT TANPA BANYAK BEKAL, TETAPI PENUH KEPERCAYAAN - Keuskupan Amboina","og_description":"%","og_url":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/berangkat-tanpa-banyak-bekal-tetapi-penuh-kepercayaan\/","og_site_name":"Keuskupan Amboina","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/keuskupanambon\/","article_published_time":"2026-06-11T04:00:12+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":1024,"url":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/img_0236-1024x1024.png","type":"image\/png"}],"author":"Leonardus Ansis","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Leonardus Ansis","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/berangkat-tanpa-banyak-bekal-tetapi-penuh-kepercayaan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/berangkat-tanpa-banyak-bekal-tetapi-penuh-kepercayaan\/"},"author":{"name":"Leonardus Ansis","@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/#\/schema\/person\/97bf18f440403024be6f363cd6cb0071"},"headline":"BERANGKAT TANPA BANYAK BEKAL, TETAPI PENUH KEPERCAYAAN","datePublished":"2026-06-11T04:00:12+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/berangkat-tanpa-banyak-bekal-tetapi-penuh-kepercayaan\/"},"wordCount":858,"publisher":{"@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/berangkat-tanpa-banyak-bekal-tetapi-penuh-kepercayaan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/logoaraswaraku.png","articleSection":["Araswaraku","Renungan"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/berangkat-tanpa-banyak-bekal-tetapi-penuh-kepercayaan\/","url":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/berangkat-tanpa-banyak-bekal-tetapi-penuh-kepercayaan\/","name":"BERANGKAT TANPA BANYAK BEKAL, TETAPI PENUH KEPERCAYAAN - Keuskupan Amboina","isPartOf":{"@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/berangkat-tanpa-banyak-bekal-tetapi-penuh-kepercayaan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/berangkat-tanpa-banyak-bekal-tetapi-penuh-kepercayaan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/logoaraswaraku.png","datePublished":"2026-06-11T04:00:12+00:00","description":"%","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/berangkat-tanpa-banyak-bekal-tetapi-penuh-kepercayaan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/berangkat-tanpa-banyak-bekal-tetapi-penuh-kepercayaan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/berangkat-tanpa-banyak-bekal-tetapi-penuh-kepercayaan\/#primaryimage","url":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/logoaraswaraku.png","contentUrl":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/logoaraswaraku.png","width":1254,"height":1254},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/berangkat-tanpa-banyak-bekal-tetapi-penuh-kepercayaan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"BERANGKAT TANPA BANYAK BEKAL, TETAPI PENUH KEPERCAYAAN"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/#website","url":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/","name":"Keuskupan Amboina","description":"Duc In Altum","publisher":{"@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/#organization"},"alternateName":"Keuskupan Amboina","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/#organization","name":"Amboina Diocese","alternateName":"Amboina Diocese","url":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Coat_of_arms_of_Seno_Inno_Ngutra.png","contentUrl":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Coat_of_arms_of_Seno_Inno_Ngutra.png","width":404,"height":528,"caption":"Amboina Diocese"},"image":{"@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/keuskupanambon\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/#\/schema\/person\/97bf18f440403024be6f363cd6cb0071","name":"Leonardus Ansis","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/litespeed\/avatar\/1426851ffe57601af1cda2da8fd05896.jpg?ver=1787153090","url":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/litespeed\/avatar\/1426851ffe57601af1cda2da8fd05896.jpg?ver=1787153090","contentUrl":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/litespeed\/avatar\/1426851ffe57601af1cda2da8fd05896.jpg?ver=1787153090","caption":"Leonardus Ansis"},"sameAs":["https:\/\/keuskupanamboina.or.id"],"url":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/author\/leonardus-ansis\/"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/logoaraswaraku.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19926","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19926"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19926\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19878"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19926"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19926"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/keuskupanamboina.or.id\/ducinaltum\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19926"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}