1. SAPAAN DAN UNGKAPAN TERIMA KASIH PASTOR PAROKI

PEMBUKAAN NOVENA SANTO RAFAEL Malaekat Agung dan Malaikat Suci

​Selamat pagi kepada seluruh umat yang hadir dalam pembukaan Novena Santo Rafael Malaikat Agung dan Malaikat Suci hari ini.

​Pagi yang penuh sukacita ini menjadi momen istimewa bagi paroki kita. Secara khusus, atas nama seluruh umat dan reksa pastoral paroki, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada tiga anak hebat kita: Yan, Kristin (utusan dari Rukun Santo Petrus), serta Mario yang selalu setia melayani di altar sebagai misdinar.

​Anak-anak kita ini telah menunjukkan keteladanan iman yang luar biasa.

Kristin telah membacakan Kitab Suci sebagai lektor dengan sangat baik, dan Yan telah melantunkan Mazmur tanggapan dengan begitu indah. Begitu pula Mario yang dengan penuh kesetiaan menjalankan tugasnya sebagai pelayan altar.

Bagi mereka bertiga, Novena bukan sekadar devosi rutin, melainkan syarat mutlak dan bekal penting dalam perjalanan hidup mereka.

​2. WUJUD APRESIASI DAN UCAPAN SYUKUR

​Sebagai bentuk dukungan nyata dan ungkapan syukur atas dedikasi serta pelayanan mereka:

​UNTUK MARIO (SD Inpres):

Pastor Paroki memberikan perhatian berupa bantuan uang jajan dan uang transportasi atas kesetiaannya sebagai misdinar.

​UNTUK YAN DAN KRISTIN (SMP Paulus):

Pastor Paroki memberikan bantuan dan menanggung pembayaran uang sekolah (SPP) mereka sebagai wujud apresiasi atas pelayanan mereka sebagai lektor dan pemazmur.

​Semoga dukungan ini semakin memperteguh semangat belajar dan pelayanan mereka di tengah gereja dan masyarakat.

​3. BERBAGI PENGALAMAN IMAN (Kesan & Pesan)

​PENGALAMAN IMAN ANAK-ANAK:

Bagaimana Novena Santo Rafael dan keterlibatan dalam tugas liturgy membentuk iman Yan, Kristin, dan Mario dalam kehidupan sehari-hari? Mari kita dengarkan kesaksian dan refleksi pribadi dari mereka.

​DUKUNGAN ORANG TUA:

Peran serta orang tua yang senantiasa mendampingi, mengarahkan, dan mendoakan anak-anak hingga mereka berani tampil melayani di altar Tuhan.

​NASIHAT DAN PESAN PASTOR PAROKI:

​”Tetaplah rendah hati dan jadilah garam serta terang di mana pun kalian berada, baik di sekolah maupun di lingkungan rumah.”

​”Jadikan doa dan tugas pelayanan ini sebagai fondasi utama dalam meraih masa depan dan cita-cita kalian.”

​Mari kita bersama-sama mendengarkan refleksi iman dari ketiga anak hebat ini. Semoga kesaksian mereka menjadi inspirasi bagi seluruh generasi muda di paroki kita.

RATU NORKIT MONUK DEDESAR.
UBILAA NORANG ITA DIDTINEMUN.
KIDABELA.
SALVE.

Related posts

DENGARKANLAH KATA HATIMU SEBELUM BICARA DAN BERBUAT

Orang  Bodoh Menertawakan  Kekurangan Orang Lain!

BERCERMIN DIRI LEBIH BIJAK DARIPADA MENGERITIK