Home Ā» Melayani Bukan Sekedar Tugas

Melayani Bukan Sekedar Tugas

by Leonardus Ansis
0 comments

Rabu, 20 Mei 2026 menjadi momen yang penuh syukur dan sukacita di Paroki HKY OLILIT BARAT. Seusai perayaan Misa Novena Roh Kudus hari ke-6, Pastor Paroki memberikan penghargaan spesial berupa uang dan buku tulis kepada dua anak terkasih yang dengan luar biasa setia melayani Altar Tuhan sebagai Misdinar (Putra Altar) selama masa Novena ini.

​Mari kita dengarkan refleksi mendalam, ungkapan hati jujur dari kedua anak terkasih kita, serta nasehat indah dari Pastor Paroki:

​1. Refleksi & Ungkapan Hati: Mario Saikmat

(Kelas 5 SD, Inpres Saumlaki)

​”Saya merasa sangat senang dan bangga bisa terpilih untuk melayani Tuhan di Altar selama Misa Novena Roh Kudus ini. Jujur, kadang bangun pagi atau bersiap-siap ke gereja itu bikin capek, tapi setiap kali memakai jubah misdinar dan berdiri di dekat Altar, rasa capeknya langsung hilang diganti rasa damai.
​Terima kasih banyak untuk Amang Pastor atas hadiah uang dan buku tulisnya. Hadiah ini bikin saya makin semangat untuk sekolah dan makin rajin melayani Tuhan. Saya berjanji tidak akan malas-malas lagi dan ingin terus jadi Misdinar yang setia!”

​2. Refleksi & Ungkapan Hati: Oscar Saikmat

​(Kelas 1 SMP, Seminari St. Yohanes Vianney [SYV] Saumlaki)

​”Sebagai seorang seminaris, melayani di Altar bukan lagi sekadar tugas, melainkan bagian dari panggilan hidup dan cara saya belajar mencintai Sakramen Mahakudus lebih dalam. Misa Novena Roh Kudus hari ke-6 ini membawa refleksi tersendiri bagi saya tentang kesetiaan dalam perkara-perkara kecil.
​Penghargaan dari Pastor Paroki ini adalah sebuah kejutan yang luar biasa. Uang dan buku tulis ini sangat bermanfaat untuk mendukung studi saya di Seminari SYV. Lebih dari sekadar materi, penghargaan ini adalah bentuk peneguhan bagi panggilan saya. Terima kasih, Pastor. Doakan kami agar terus konsisten menjaga api pelayanan ini tetap menyala.”

​3. Nasehat Pastor Paroki

​Melihat dedikasi kedua bersaudara Saikmat ini, Pastor Paroki memberikan wejangan dan nasehat yang menyentuh hati bagi mereka berdua, sekaligus menjadi perenungan bagi seluruh umat:

​Pelihara Api Kesetiaan:

“Anak-anakku, Mario dan Oscar, apa yang kalian lakukan selama 6 hari Novena ini adalah bentuk nyata dari kasih kepada Tuhan. Menjadi pelayan Altar yang setia di usia muda adalah fondasi iman yang luar biasa. Pertahankan kesetiaan ini, bukan hanya saat ada penghargaan, tetapi dalam setiap lembar kehidupan kalian.”

​Keseimbangan antara Altar dan Belajar:

“Buku tulis yang Pastor berikan adalah simbol bahwa tugas kalian tidak hanya di Altar, tetapi juga di sekolah. Belajarlah dengan tekun. Mario di SD Inpres dan Oscar di Seminari SYV, jadilah garam dan terang di sekolah kalian masing-masing melalui prestasi dan karakter yang baik.”

​Tetap Rendah Hati:

“Pelayanan yang sejati adalah pelayanan yang menyembunyikan diri agar Tuhan yang semakin nampak. Tetaplah rendah hati, jadilah contoh yang baik bagi teman-teman sebaya, dan biarkan Roh Kudus yang kita renungkan dalam Novena ini selalu membimbing setiap langkah kaki kalian.”

Proficiat dan selamat untuk Mario dan Oscar! Teruslah menyala dalam pelayanan di Altar Tuhan.

You may also like