KASIHMU MENJADI SEMPURNA DIDALAM DIRI SESAMAMU Leonardus AnsisMarch 9, 2025041 views Siraman Rohani: Stasi Morotai Jaya: Cendana, 10 Maret 2025_Senin Prapaskah IWarna Liturgi: UNGUBacaan I: Im 19:1-2.11-18Bacaan Injil: Mat 25:31-46 PAROKI MOROTAIRD. Tinus Read more
TEMUKAN YESUS PADA WAJAH MEREKA YANG MENDERITA Leonardus AnsisMarch 9, 2025042 views EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISESenin, 10 Maret 2025Hari Biasa Pekan I PrapaskahInjil: Mat. 25 : 31 – 46 “Bila engkau hanya melihat wajah manusiawi pada orang yang miskin,… Read more
MENEMUKAN TUHAN DALAM KEHENINGAN PADANG GURUN Leonardus AnsisMarch 9, 2025048 views HARI MINGGU PRAPASKAH I Ul. 26:4-10; Rm. 10:8-13; Luk. 4:1-13 Minggu, 9 Maret 2025 Injil hari ini menceritakan tentang perjalanan puasa Yesusselama 40 hari di padang gurun. Padang gurun menjadi simbolkehidupan yang penuh dengan berbagai tuntutan yang tidakringan, dan memiliki godaan yang tidak sedikit. Ketika Yesusberada di padang gurun, setan mencobai Yesus tiga kali.Pertama, Setan mencobai Yesus untuk mengobah batu menjadiroti. Cobaan ini hendak menjerumuskan Yesus untuk jatuhdalam keinginan berlebihan terhadap kenikmatan duniaw. Kedua, Setan mengatakan bahwa semua dunia akan diberikankepada Yesus bila Yesus menyembah setan. Cobaan ini hendakmengantar Yesus untuk jatuh dalam perasaan diri paling berkuasa atau kesombongan diri. Ketiga, setan mengantar Yesuske pusat kehidupan rohani orang Yahudi, yaitu Yerusalem dan Bait Allah, dan mengajak Yesus untuk menjatuhkan diri dan jangan takut karena para malaikat akan menopang Yesus. Cobaan ini hendak mengantarkan Yesus untuk jatuh pada perasaan paling suci dan memanfaatkan identitas reiligus untukkepentingan diri sendiri. Dalam percakapan antara Yesus dan setan nampak sekalibahwa pencobaan itu berada di sekitar kita. Dalam pengalamansetiap hari, selalu saja akan ada pencobaan. Kita tiap hari hidupberdampingan dengan berbagai sarana yang membuat kita enak, kenyang, nyaman. Sarana-sarana ini akan memanjakan kitauntuk jatuh dalam sikap menghambakan berbagai sarana yang membuat kita merasa nyaman dan nikmat, sehingga lupa diri. Tidak sedikit orang yang jatuh dalam cinta yang berlebihanterhadap “roti”, materi, mobil, uang, sehingga lupa keluarga, anak-anak, tetangga, sahabat, dan saudara. Kita pun hidup di tengah dunia yang menawarkan berbagai jabatan ataukekuasaan. Jabatan atau kekuasaan merupakan salah satustruktur sosial yang perlu ada untuk menciptakan sistem sosialberjalan lancar, tetapi di lain sisi, bila hal-hal itu tidakdimanfaatkan dengan baik, maka kita bisa jatuh dalam egoismedan merasa diri paling hebat dari antara semua orang. Kita harusjujur bahwa kehidupan manusia atau kebersamaan dan kekeluargaan bisa hancur karena saling rebut kekuasaan dan jabatan. Selain itu, kita pun perlu menyadari bahwa sebagaiorang beriman, kita rentan juga terhadap kesombongan rohani. Orang kadang memanfaatkan identitas reiligus untukmenyombongkan diri (misalya, ada orang yang merasa bahwa di aitu… Read more
HATI-HATI TERHADAP GODAAN IBLIS Leonardus AnsisMarch 8, 2025053 views Siraman Rohani: Stasi Morotai Jaya: Cendana, 09 Maret 2025_Hari Minggu Prapaskah IWarna Liturgi: UNGUBacaan I: Ul 26:4-10Bacaan II: Rom 10:8-13Bacaan Injil: Luk: 4:1-13 HATI-HATI TERHADAP GODAAN IBLIS. PAROKI MOROTAIRD. Tinus Read more
LAWANLAH IBLIS DENGAN FIRMAN DAN DOA Leonardus AnsisMarch 8, 2025077 views INTISARI KOTBAH HARI MINGGU PRAPASKAH IMinggu, 09 Maret 2025Injil: Luk. 4 : 1 – 13 “Dengan kekuatan sendiri pasti kita dikalahkan oleh iblis, namun bersama dan dengan Tuhan iblis pasti… Read more
KEJUJURANMU MENGHANCURKAN KESOMBONGAN KAMI Leonardus AnsisMarch 8, 2025058 views Refleksi Kecil Tentang Hari Lahirnya Kota Ambon “Jika kita jujur memutuskan berdasarkan data sejarah maka SEHARUSNYA ULANG TAHUN KOTA AMBON ini jatuh pada tanggal 25 Maret sesuai dengan catatan sejarah… Read more
PENDOSA YANG BERLAGAK SUCI Leonardus AnsisMarch 7, 2025045 views EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISESabtu, 08 Maret 2025Injil: Luk. 5 : 27 – 32 “Banyak pendosa sombong menutup mata terhadap dosanya sendiri, tapi selalu membuka mulutnya untuk menceritakan… Read more
MEMAKSAKAN KEHENDAK PRIBADI DAN KELOMPOK KEPADA ORANG LAIN Leonardus AnsisMarch 6, 2025055 views EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISEJumat, 07 Maret 2025Injil: Mat. 9 : 14 – 15 “Bila Anda memaksakan orang lain untuk mengikuti apa yang sedang Anda lakukan dalam puasamu,… Read more
BAHAGIA DI DUNIA, SELAMAT DI AKHIRAT Leonardus AnsisMarch 5, 2025050 views EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISEKamis, 05 Maret 2025Injil: Luk. 9 : 22 – 25 “Apa artinya semua kesenangan, kenikmatan dan kepuasan duniawi jika kelak jiwa mengalami penderitaan di… Read more
BERTOBAT DAN BERHARAP HANYA KEPADA TUHAN Leonardus AnsisMarch 5, 2025049 views Yl. 2:12-18; 2Kor. 5:20-6:2; Mat. 6:1-6,16-18. RABU ABU Rabu, 5 Maret 2025 Seluruh umat Katolik hari ini memulai masa puasa yang ditandaidengan perayaan Rabu Abu. Masa puasa orang Katolik berlangsungselama 40 hari. Angka 40 menjadi angka penting dalam tradisiYahudi, misalnya Yunus ketika pergi ke niniwe, ia memperingatkanorang niniwe bahwa 40 hari lagi niniwe akan ditunggangbalikan; Musa tidak makan dan minum 40 hari sebagai persiapan sebelummenerima 10 perintah Allah; Elia berjalan 40 hari 40 malam kegunung Allah, yaitu gunung Horeb (gunung Sinai); perjalanan bangsaIsrael selama 40 tahun dan puasa Yesus di padang gurun selama 40 hari; dan terutama angka 40 ini mengingatkan kita tentang Yesus yang selama 40 hari Yesus berpuasa di padang guru untuk mempersiapkandirinya bagi pelayanan-pelayanan-Nya. Selama 40 hari ini, umatKatolik, belajar dari Yesus, juga mempersiapkan diri untukmenyambut peristiwa-peristiwa mulai, yaitu Paskah. Masa puasaorang Katolik di tandai dengan abu untuk mengingatkan kita tentangkerapuhan, keterbatan, sisi lemah, dan dosa dari seorang manusia. Abu dipakai sebagai tanda juga karena bertolak peristiwa pertobatan di niniwe. “Setelah sampai kabar itu kepada raja kota Niniwe, turunlah iadari singgasananya, ditanggalkannya jubahnya, diselubungkannyakain kabung, lalu duduklah ia di abu” (Yun 3:6). Kapan masa puasa dimulai dan diiakhiri berbeda dari masa kemasa dan tempat yang satu ke tempat yang lain.… Read more