MATA TERBUKA HATI TERTUTUP Leonardus AnsisSeptember 13, 2024031 views EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA METROPOLITAN JAKARTAJumat, 13 September 2024Injil: Luk. 6 : 39 – 42 “Sering mata kita jelas memandang setitik noda kesalahan dan penciuman kita tajam terhadap cerita… Read more
Pojok Berita Wilayah Kei Kecil Leonardus AnsisSeptember 12, 2024036 views Pastores Wilayah Kei Kecil berdiskusi tentang Gereja, Pilkada, Seminari, dan Musda Unio dalam Pertemuan Pastores Wilayah Kei KecilBertempat di Wisma Unio Langgur pada 11 September 2024 pukul 10.00 WIT, diadakan… Read more
Info Wisma Unio Projo Langgur Leonardus AnsisSeptember 12, 2024041 views Wisma Unio Projo Langgur adalah rumah tinggal dan singgah dari para pastor yang bertempat di Wilayah Kei Kecil. Para pastor baik dari wilayah kei kecil, kei besar, bahkan dari wilayah… Read more
TETAP MENJADI SERUPA DENGAN BAPA DI SURGA Leonardus AnsisSeptember 11, 2024040 views EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA METROPOLITAN JAKARTAKamis, 12 September 2024Injil: Luk. 6 : 27 – 38 “Setiap dari kita sudah diciptakan secitra dengan Allah, maka tugas kita sekarang adalah berjuang… Read more
KETUKAN PALU ILAHI BERDASARKAN CATATAN DALAM BUKU KEHIDUPAN Leonardus AnsisSeptember 10, 2024041 views EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA METROPOLITAN JAKARTARabu, 11 September 2024Injil: Luk. 6 : 20 – 26 “Apa pun keadaan kita saat ini di dunia belum tentu berbanding lurus di surga,… Read more
BERAPA LAMA ENGKAU BERSAMA TUHANMU? Leonardus AnsisSeptember 10, 2024035 views EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA YOGYAKARTASelasa, 10 September 2024Injil: Luk. 6 : 12 – 19 “Kadang kita membiarkan hari berlalu tanpa datang atau duduk tenang sejenak mendengarkan Dia. Kalau pun… Read more
ORANG KRISTEN BERTABIAT FARISI DAN AHLI TAURAT Leonardus AnsisSeptember 9, 2024029 views EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA METROPOLITAN JAKARTASenin, 09 September 2024Injil: Luk. 6 : 6 – 11 “Ada tipe orang Kristen zaman sekarang yang tidak mau berbuat baik tapi selalu menjadi… Read more
SENTUHAN KASIH YESUS YANG MENGUBAH HIDUP Leonardus AnsisSeptember 8, 2024030 views (Yes. 35:4-7a; Yak. 2:1-5; Mrk. 7:31-37) HM Biasa XXIII/Minggu, 8/9/2024 Injil hari ini menggambarkan sikap Yesus yang mengenal dan masuk dalam pribadi setiap orang. Dia mengenal karakter dan pribadi masing-masing orang. Dia masuk dalam dunia pribadi tiaporang. Injil menyebutkan bahwa Yesus meninggalkan pula daerahTirus dan dengan melalui Sidon pergi ke danau Galilea, di tengah-tengah daerah Dekapolis. Saat ini Tirus dan Sidon masuk wilayah Libanon. Pada zaman Yesus, daerah-daerah Ini bukan wilayah bangsa Yahudi. Ini kota-kota di luar kota Israel. Namun Yesusmelewati daerah-daerah ini juga untuk mewartakan keselamatanbagi orang-orang bukan Israel. Ketika berada di wilayah tersebut, orang membawa seseorangyang tuli dan gagap untuk Yesus sembuhkan. Injil menyebutkan, “Dan sesudah Yesus memisahkan dia dari orang banyak, sehinggamereka sendirian, Ia memasukkan jari-Nya ke telinga orang itu, lalu Ia meludah dan meraba lidah orang itu. Kemudian sambilmenengadah ke langit Yesus menarik nafas dan berkata kepadanya: “Efata!”, artinya: Terbukalah!” (Mrk. 7:33-34). Sabda inimenggambarkan Terdapat beberapa sikap Yesus. Pertama, Yesusmemisahkan orang tuli dan gagap dari orang banyak. Sikap inimenggambarkan bahwa Yesus ingin berdua saja dengan orang tersebut dan memberi perhatian penuh kepadanya. Kedua, Yesusmemasukan jari ke telinga orang tersebut. Ini adalah sebuah bahasatubuh untuk menunjukkan bahwa Yesus tahu keperluan orang tersebut. Dia masuk melalui dunia orang tersebut. Dia hendakmenyembuhkan tetapi dengan bahasa isyarat (memasukan jari) agar orang tersebut mengerti maksud Yesus. Ketiga, Yesus meludah. Ludah adalah sesuatu yang menjijikan, tetapi menurut bebrapapenafsir teks injil ini, dalam tradisi kuno, ludah sebagai obat. Itusemacam balsem yang memiliki khasiat menyembuhkan. Yesusmasuk melalui tradisi untuk meneguhkan orang sakit tersebut. Keempat, Yesus merabah lidah sebagai komunikasi non-verbal untuk menunjukkan bahwa Dia tidak hanya menyembuhkan telingatetapi juga mulut orang sakit. Kelima, Yesus menegadah ke langitsebagai gestur doa yang hendak menggarisbawahi kekuatanpenyembuhan dari Allah. Keenam, Yesus menarik nafas (merintih) untuk merasakan penderitaan orang sakit tersebut. Ketujuh, Yesusmengatakan terbukalah untuk menunjukkan bahwa sabda Allah memiliki kuasa. Sabda ini hidup sehingga mampu mengubah hiduporang buta dan gagap tersebut. Sikap-sikap di atas menunjukkan bahwa Yesus menyentukpribadi setiap orang. Dia mengubah hidup dengan masuk dalamkehidupan pribadi. Dia masuk dalam dunia orang sakit agar orang sakit bisa mengerti dan merasakan kasih-Nya. Dia tidak hanyamelihat dari jauh kehidupan orang sakit, tetapi Dia masukmenyentuh kehidupan orang sakit. Sikap Yesus ini menjadi sebuahajakan bagi kita untuk juga mampu menyentuh pribadi setiap orang. Bila kita ingin mengubah kehidupan orang menjadi lebih baik, tidakcukup melihat orang itu dari jauh, tetapi harus mengenal secaradekat pribadi orang itu. Ketika kita hendak menolong orang, makatidak cukup kita memberi dari jauh tetapi mendekati orang itu, menyentuh orang itu agar bisa mengenal dan memahamipergumulan orang tersebut. Paus Fransiskus pada saatkunjungannya ke Indonesia beberapa waktu lalu (3-6… Read more
TETAPLAH BERBUAT BAIK Leonardus AnsisSeptember 7, 2024030 views REFLEKSI SINGKAT FIRMAN TUHAN DARI KOTA METROPOLITAN JAKARTAMINGGU, 08 SEPTEMBER 2024: BIASA XXIIIMrk. 7 : 31 – 37 “Konsistensi dalam kata dan perbuatan baik seseorang akan membuatnya berbeda dengan orang-orang… Read more