KESUKSESAN ADALAH MILIK MEREKA YANG SETIA Leonardus AnsisAugust 27, 2025030 views EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISEKamis, 28 Agustus 2025PW St. AgustinusInjil: Mat. 24 : 42 – 51 Kabar Baik dari Tuhan pagi ini untukmu: “Tuhan percaya bahwa engkau bisa… Read more
Sejenak Sabda Leonardus AnsisAugust 27, 2025029 views (Rabu, 27-08-2025) Semoga kasih Allah memberkati kita selalu Bacaan-Bacaan LiturgiPW. St. Monika Bac I: 1 Tes 2:9-13Bac Injil: Mat 23: 27-32 Pesan Tuhan Hari Ini Pertama , Berusahalah untuk mewartakan… Read more
ANDA MAMPU MENJADI PRIBADI JUJUR DAN BENAR Leonardus AnsisAugust 26, 2025029 views EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISERabu, 27 Agustus 2025PW Sta. MonikaInjil: Mat. 23 : 27 – 32 Kabar Baik dari Tuhan pagi ini untukmu: “Tuhan percaya bahwa engkau mampu… Read more
Sejenak Sabda Leonardus AnsisAugust 25, 2025038 views (Selasa, 26-08-2025) Semoga kasih Allah memberkati kita selalu Bacaan-Bacaan LiturgiHari Biasa, Pekan Biasa XXI Bac I: 1 Tes 2:1-8Bac Injil: Mat 23: 23-26 Pesan Tuhan Hari Ini Pertama , Hidup… Read more
BERSIHKAN HATI DAN PIKIRANMU DARI NODA DOSA Leonardus AnsisAugust 25, 2025027 views EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISESelasa, 26 Agustus 2025Injil: Mat. 23 : 23 – 26 Kabar Baik dari Tuhan pagi ini untukmu: “Tuhan percaya bahwa engkau mampu menjaga citra-Nya… Read more
Sejenak Sabda Leonardus AnsisAugust 25, 2025030 views (Senin, 25-08-2025) Semoga kasih Allah memberkati kita selalu Bacaan-Bacaan LiturgiHari Biasa, Pekan Biasa XXI Bac I: 1 Tes 1:2b-5;8b-10Bac Injil: Mat 23: 13-22 Pesan Tuhan Hari Ini Pertama , Jangan… Read more
HIDUPLAH SEBAGAI PRIBADI JUJUR Leonardus AnsisAugust 24, 2025031 views EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISESenin, 25 Agustus 2025Injil: Mat. 23 : 13 – 22 Kabar Baik dari Tuhan pagi ini untukmu: “Tuhan sangat percaya bahwa engkau bisa menjadi… Read more
BERJUANG KERAS MEMASUKI PINTU YANG KECIL Leonardus AnsisAugust 24, 2025032 views Minggu, 24 Agustus 2025 Hari Minggu Biasa XXI Yes. 66:18-21; Ibr. 12:5-7,11-13; Luk. 13:22-30 Menjadi orang beriman Katolik tidak semata-matamenyebut diri sebagai Katolik. Ukuran iman tidak ditentukandengan sebutan diri sebagai Katolik. Kekatolikan yang hanyanampak dari luar saja dan tidak sungguh-sungguh menghayatiiman adalah “Katolik KTP” atau Katolik yang hanya tertulisdalam kartu tanda penduduk. Mengikuti misa dan tidakmenghayati dengan serius misa adalah salah satu bentuk“Katolik KTP”; atau sudah mengikuti misa tetapi tidakmenampilkan kekudusan hidup juga adalah bentuk “KatolikKTP”. Beriman sebagai orang Katolik yang sungguh-sungguhtentu tidaklah mudah. Perlu perjuangan yang keras untukmenjadi seorang Katolik yang sejati. Yesus berkata, “”Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusahauntuk masuk, tetapi tidak akan dapat” (Luk. 13:24). Perkataanini menegaskan bahwa keselamatan dari Tuhan membutuhkanjuga kerja keras manusia. Menjadi orang Katolik yang selamattidak semata-mata karena rahmat Tuhan. Memang, Tuhantetap memberikan rahmat keselamatan bagi setiap orang beriman, tetapi dibutuhkan juga usaha dan komitmen daridalam diri sendiri. Iman berarti menyatan siap dan ya. Iman tumbuh dari pendengaran dan penglihatan. Ini menunjukkanbahwa iman juga adalah usaha manusia. Tuhan menyediakanrahmat, namun kalau manusia tidak mau mendengar dan melihat rahmat itu, maka rahmat tesebut juga akan hilang. Paus Fransiskus, dalam ensiklik Lumen Gentium berkata, “Orang beriman adalah seorang peziarah; dia harus siapmembiarkan dirinya dituntun, keluar dari dirinya sendiri dan menemukan Allah yang selalu membawa hal-halmengherankan” (Art. 35). Pencarian dan kedekatan denganAllah membuat kita selamat dan Allah akan menjukkan kasih-Nya. Semakin manusia berjuang untuk makin dekat denganAllah, maka semakin bersinar cahaya ilahi dalam diri kita. Dengan demikian, agar menjadi Katolik sungguh-sungguh dan memperoleh keselamatan dari Allah, maka kitatidak hanya beriman secara pasif, tetapi aktif. Jaman sekarangmemang banyak hal yang instan, tetapi memperolehkeselamatan surgawi tidak dengan cara instan. Keaktifan ituharus nampak dalam upaya terus menerus mencari Allah, berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan iman, dan memiliki hati yang terbuka pada sesama dan berkorban. Hadirdalam misa dengan penghatan yang kuat, dan sesudah itumampu membagikan kekudusan yang diperoleh dari misakepada sesama adalah sebuah gambaran dari orang yang telahberjuang keras memasuki “pintu yang kecil”. Menjagakomitmen terhadap janji kesetiaan, kerendahan hati, cintakasih, iman, harapan adalah juga bagian dari perjuangan untukmemasuki “pintu kecil” Kadang kala… Read more
Sejenak Sabda Leonardus AnsisAugust 23, 2025027 views (Minggu, 24-08-2025) Semoga kasih Allah memberkati kita selalu Bacaan-Bacaan LiturgiHari Biasa, Pekan Biasa XXI Bac I: Yes 66: 18-21Bac II: Ibr 12:5-7.11-13Bac Injil: Luk 13:22-30 Pesan Tuhan Hari Ini Pertama… Read more
Iman yang Konsisten Leonardus AnsisAugust 23, 2025027 views Sabtu, 23 Agustus 2025 Mat 23:1-12 Dalam banyak peristiwa, Yesus selalu mengkritik para ahli taurat dan orang-orang farisi. Yesus sering menunjukkankemunafikan mereka. Yesus mengajak orang banyak dan para murid saat itu untuk mendengarkan ajaran para ahli taurat dan orang farisi, tetapi jangan mengikuti sikap hidup mereka. Isi pengajaran mereka luar biasa, tetapi sikap hidup mereka tidaksejalan dengana pa yang baik yang telah mereka ajarkan. Inisebuah inkonsistensi atau tidak konsisten. Kita dipanggiluntuk konsisten. Konsistensi dalalm banyak hal. Kedisiplinanyang kita ajaran, harus juga kita tunjukkan dalam hidup kita. Penampilan yang baik, juga harus sejalan dengan hati yang baik. Sebuah kalimat baik yang selalu disampaikan oleh Uskup pada saat tahbisan diakon saat penyerahan kitab injil, “percayalah pada apa yang engkau baca. Ajarkanlah apa yang engkau percayai. Laksanakanlah apa yang engkau ajarkan”. Hal lain yang Yesus tunjukkan dari kelemahan orang farisi dan ahli taurat adalah kehadiran mereka yang membebani. Yesus ingin agar kita menjadi sumber rahmat dan sukacita. Hidup ini harus menjadi berkat bagi banyak orang bukan menjadi beban dan sumber konflik. Hidup yang sungguh-sungguh menjadi berkat adalah ketika hidup ituterbuka terhadap Tuhan. Tuhan itu adalah sumber rahmat, dan orang yang terbuka terhadap sumber inilah yang akan menjadiberkat. Ketekukan dalam doa dan hati yang penuh cinta akansungguh memancarkan rahmat itu. Read more