KOMUNIKASI YANG MEMPERSATUKAN Leonardus AnsisJune 1, 2025060 views HM PASKAH VII/Hari Minggu Komunikasi Sedunia Kis. 7:55-60; Why. 22:12-14,16-17,20; Yoh. 17:20-26 Minggu, 1 Juni 2025 Setiap kali kita mengucapkan credo, kita menegaskanempat sifat gereja, yaitu satu, kudus, katolik, dan apostolik. Gereja bersifat satu karena memiliki satu iman, satu perayaan, sakramen yang sama, pemimpin yang satu, yang disarkanpada kesatuan Tritunggal Maha Kudus. Gereja memilikianeka pelayanan, tetapi hanya satu Tuhan, dan Yesus sebagaikepala bagi semua anggota gereja. Gereja bersifat kudus karena Yesus itu kudus. Yesus menguduskan gereja dengansengasara, wafat, dan kebangkitan-Nya. Gereja bersifatkatolik berarti umum dan merangkul semua orang. Gerejahadir untuk semua manusia. Gereja bersifat apostolik karenadidirikan di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Yesussebagai batu penjuru. Gereja melihat tradisi yang diturunkanmulai dari Yesus, ke para rasul, para paus, dan uskup sebagaibagian penting. Selain kitab suci, gereja melihat tradisi dan magisterium sebagai sumber iman. Injil hari ini menekankan sifat kesatuan dalam gereja. Yesus berkata, “supaya mereka semua menjadi satu, samaseperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalamEngkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.Kesatuan ini adalah juga kerinduan Tuhan Yesus. Diamenghendaki para pengikut-Nya bersatu, tidak tercerai berai. Gereja sampai saat ini berusaha menjaga kesatuan yang Yesuskehendaki. Gereja hanya memiliki pendiri yang satu yaituYesus. Dialah yang mendirikan gereja ini. Gereja berasal darisatu sumber, yaitu Yesus. Kesatuan dalam gereja memilikikeeratan yang kuat. Gereja tak terpisah-pisah. Perpecahanbukan menjadi simbol gereja. Jiwa gereja juga satu yaitu RohKudus. Semangat pelayanan dalam gereja pertama-tamaberasal dari spirit… Read more
SALAM DAN SAPAAN DAMAI Leonardus AnsisMay 30, 2025066 views EMBUN ROHANI PAGI DARI PASIR PANJANG DESA NGILNGOF, KEI KECILSabtu, 31 Mei 2025Pesta Sta. Maria mengunjungi ElisabetInjil: Luk. 1 : 39 – 56 “Marilah kita perbiasakan mulut kita mengucapkan kata… Read more
BUKTI KETUHANAN YESUS Leonardus AnsisMay 28, 2025054 views EMBUN ROHANI PAGI DARI KAMPUNG WAUR, KEI BESARKamis, 29 Mei 2025Hari Raya KENAIKAN TUHANInjil: Luk. 24 : 46 – 53 “Seharusnya kita tidak memerlukan lagi bukti lain untuk menjelaskan ke-Tuhan-an… Read more
YESUS ADALAH PEMILIK SURGA Leonardus AnsisMay 27, 2025064 views EMBUN ROHANI PAGI DARI KAMPUNG WAUR, KEI BESARRabu, 28 Mei 2025Hari Biasa Pekan VI PaskahInjil: Yoh. 16 : 12 – 15 “Ketika kita percaya kepada Yesus maka kita diperkenankan menikmati… Read more
ROH KUDUS AKAN SELALU MENUNTUN GEREJA Leonardus AnsisMay 27, 20250213 views EMBUN ROHANI PAGI DARI KAMPUNG WATLAAR, KEI BESARSelasa, 27 Mei 2025Hari Biasa Pekan VI PaskahInjil: Yoh. 16 : 5 – 11 “Kekuatan terbesar kekristenan adalah fakta bahwa Yesus bangkit, lalu… Read more
MENIKMATI PENDERITAAN KARENA NAMA YESUS Leonardus AnsisMay 25, 20250142 views EMBUN ROHANI PAGI DARI KAMPUNG FANVAW, KEI BESARSenin, 26 Mei 2025Hari Biasa Pekan V PaskahInjil: Yoh. 15 : 26 – 16: 4a “Bila demi keselamatan kita, Yesus rela memikul salib,… Read more
KASIH: JATI DIRI ORANG KRISTIANI Leonardus AnsisMay 24, 2025070 views Kis. 15:1-2,22-29; Why. 21:10-14.22-23; Yoh. 14:23-29 HM Paskah VI/25 Mei 2025 Salah satu aspek penting yang menggambarkan identitaskristiani adalah cinta kasih. Yesus beberapa kali menekankancinta kasih sebagai unsur yang mendasar bagi para murid dan pengikut-Nya. Dia mengatakan bahwa hukum pertama dan utama adalah kasih (kepada Tuhan dan kepada sesama) (bdk. Mt. 22:37-40). Bagi Yesus, kesih sebagai pertanda para pengikut pengikut-Nya (bdk. Yoh. 13:35). Orang mengenalkita dari kasih. Yesus katakan, “Barangsiapa tidak mengasihiAku, ia tidak menuruti firman-Ku” (Yoh. 14:24). Kasih Yesus adalah kasih yang baru. Ini adalah perintahbaru. Memang mencintai bukanlah hal baru. Setiap manusia, dalam dirinya terdapat kasih. Sejak lahir sebagai manusia, kasih ini sudah tertanam dalam diri karena kasih itu kodrati. Tanpa diajarkan pun, perasaan mengasihi merupakan bawaanmanusiawi. Namun Yesus menunjukkan sebuah kasih yang membedakan kasih-kasih yang lain. DIa mengajarkan sebuahperintah baru untuk mengasihi. Bagi Yesus, kasih yang paling radikal yang memedakan kasih-Nya dengan kasih yang lain adalah “kasih seseorang yang memberikan nyawanya untuksahabat-sahabatnya” (Yoh. 15:13). Pengorbanan fondasiutama dari kasih. Kasih bukan soal perasaan, tetapi tentangtindakan berkorban. Pengorbanan dalam mengasihimengandaikan keterbukaan dan keterahan kepada orang lain atau ke luar diri.… Read more
ROH KUDUS PASTI MENOLONGMU Leonardus AnsisMay 18, 2025052 views EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA LANGGUR, TANAH PARA MARTIR KEISenin, 19 Mei 2025Hari Biasa Pekan V PaskahInjil: Yoh. 14 : 21 – 26 “Roh Kudus, Sang Penolong sejati yang wujud-Nya… Read more
KETIKA “CINTA KASIH SEDANG TERGERUS” Leonardus AnsisMay 18, 2025058 views DAILY WORDS, MINGGU, 18 MEI 2025PEKAN PASKAH VBY RP. PIUS LAWE, SVD BACAAN I : KIS 14: 21b – 27MAZMUR : MZM 145: 8 – 9. 10 – 11. 12… Read more
SALING MENGASIHI SATU TERHADAP YANG LAIN Leonardus AnsisMay 18, 2025059 views Kis. 14:21b-27; Why. 21:1-5a; Yoh. 13:31-33a,34-35 Minggu Paskah V/Minggu, 18 Mei 2025 Kasih merupakan prinsip dasar kehidupan yang bersifatkodrati dan ilahi. Manusia sungguh-sungguh menemukan jatidirinya dalam kasih. Hidup saling mengasihi adalah identitasmanusia. Secara alamiah, kasih melekat dalam diri manusia. Manusia tanpa kasih sama sekali tidak menunjukkanmartabatnya sebagai manusia. Kasih adalah hak dasar atauhakiki manusia. Hak ini sudah ada secara alamiah. Kasih tergambar melalui sikap Kasih juga bersifat ilahi. Tuhan mengajarkan kasih. Setiap agama menganjurkan pemeluknya untuk menaburkankasih. Dalam persepektif iman kristiani, kasih merupakandasar penting dalam kehidupan iman Kristiani. Yesus dalaminjil beberapa kali menekankan aspek ini. Bagi Yesus, kasihmerupakan hukum utama: kasih terhadap Tuhan dan kasihterhadap sesama. Kasih menjadi dasar dari hukum Taurat dan kitab para Nabi (bdk. Mat. 22:36-40). Kasih yang Yesus tawarkan adalah kasih yang radikal. Kasih bukanlah hal baru dalam hidup manusia. Namun bentukkasih yang Yesus tekankan adalah bentuk kasih yang tidakbiasa, tetapi yang luar biasa. Yesus berkata, “Aku memberikanperintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu salingmengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikianpula kamu harus saling mengasihi” (Yoh. 13:34). Kasih Yesus identik dengan pengorbanan. Bagi Yesus, kasih sejatiadalah kasih seseorang yang mau berkorban bagi orang lain (bdk. Yoh. 15:13). Yesus sendiri telah menunjukkan bentukkasih seperti ini. Dia memilih menderita demi cinta-Nya untuk manusia. Dia menderita agar manusia diselamatkan. Pengorbanan Yesus ini selalu kita alami dalam perayaanEkaristi. Dalam ekaristi, Yesus merayakan korban, dan sekaligus berkorban (menjadi korban)… Read more