BERCERMIN DIRI, TATA KATA DAN PERBAIKAN PERBUATAN

EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE
Senin, 22 Juni 2026
Injil: Mat. 7 : 1 – 5

Kabar baik dari Tuhan bagimu pagi ini: “Kita diciptakan dengan kemampuan untuk berbuat baik. Maka apabila ada kejahatan dan dosa maka itu karena pilihan bebas kita sendiri.”

Dalam hidup sering kali kita sangat mudah mencela, menghakimi dan mempersalahkan orang lain daripada bercermin diri, menata kata dan memperbaiki tindakan dan perbuatan sendiri.

Prosesnya terjadi melalui alur ini;

1) Lebih cepat dan jelas melihat kesalahan sesama daripada kesadaran akan kesalahan sendiri. Firman Tuhan: “Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?” ( ayat 3 )

2) Kecenderungan untuk menilai dan menghakimi sesama. Firman Tuhan: “Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Biarlah aku mengeluarkan selumbar itu dari matamu, padahal ada balok di dalam matamu.” ( ayat 4 )

3) Perlu kehendak kuat untuk lebih dahulu menilai dan memperbaiki diri sendiri. Firman Tuhan: “keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu.” ( ayat 5 )

Karena itu memang tidak ada yang salah jika kita menasehati, menegur bahkan mengkritik orang lain, namun betapa eloknya jika kita lebih dahulu bercermin diri, menata kata dan memperbaiki tindakan, agar apa pun yang kita lakukan dinilai baik oleh sesama kita.

Selamat beraktivitas untuk para sahabat.

Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua. ( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )

Related posts

Iman yang Memilih, Memikul, dan Menghidupkan

Sejenak Sabda

SALIBMU ADALAH JEMBATAN KE SURGA-NYA