.wp-block-jetpack-rating-star span.screen-reader-text { border: 0; clip-path: inset(50%); height: 1px; margin: -1px; overflow: hidden; padding: 0; position: absolute; width: 1px; word-wrap: normal; }

Damai Sejahtera Bagi Kamu

SEJENAK SABDA
(Minggu, 24-05-2026)

Semoga kasih Allah memberkati kita selalu

Bacaan-Bacaan Liturgi
Hari Raya Pentakosta
Bac I: Kis 2:1-11
Bac II: 1 Kor 12:3b-7.12-13
Bac Injil: Yoh 20:19-23

Pesan Tuhan Hari Ini

Pertama , sebagai manusia terkadang kita mudah untuk mengalami keraguan, kecemasan dan ketakutan karena berhadapan dengan persoalan dan masalah dalam hidup. Hari ini melalui perayaan Pentakosta, oleh kuasa Roh kudus kita dipanggil untuk jangan pernah sekali pun menyerah pada harapan, jangan pernah ragu dan cemas, jangan pernah lelah, dan jangan pernah berkecil hati. Jangan takut. Percaya bahwa kuasa Roh kudus mampu menjangkau segala persoalan dan masalah yang kita alami. percaya bahwa kasih Allah melalui Roh kudus mampu memberikan damai bagi kita. oleh karena itu tetaplah hidup dalam harapan dan tetaplah berdoa senantiasa.

Kedua , kedamaian selalu membawa sukacita dan kegembiraan dalam hidup sehingga hendaklah kehadiran kita bersama dengan orang lain, sungguh-sungguh mendatangkan damai. Belajarlah dari Yesus yang dalam injil membawa damai kepada para rasul yang ada dalam ketakutan. ” Damai sejahtera bagi kamu “. Semoga kita sanggup membawa damai bagi orang lain sehingga kegembiraan dan sukacita dialami oleh mereka. Adapun kedamaian dapat kita bagikan bukan saja melalui materi yang kita berikan tetapi juga melalui senyuman dan sapaan kita yang lembut dan enak didengar oleh orang lain. Oleh karena itu, jika tidak memiliki sesuatu yang dapat memberikan kedamaian bagi orang lain, hendaklah melalui senyuman dan sapaan kita, orang lain merasa terberkati, merasa dihibur dan digembirakan.

Marilah berdoa
Ya Allah curahkanlah Roh kudusMu ke dalam hati kami. Amin

Salam dan doa,
RD. Domincs Baldawins Masriat

Related posts

BANYAK ORANG BERAGAMA TIDAK LULUS SEKOLAH KEMANUSIAAN

KITA ADALAH MAKHLUK CAHAYA

KUDAMBA SURGAMU, TUHAN