Home Ā» HADIAH TAK TERNILAI DARI SANG MAMA

HADIAH TAK TERNILAI DARI SANG MAMA

by Leonardus Ansis
0 comments

Ibuku tidak memberiku uang untuk bekal di rantau.
Tidak ada barang berharga yang ia titipkan di tanganku.

Di hari kepergianku, ia hanya menggenggam tanganku erat… lalu memakaikanku sebuah kalung rosario dan memberikanku sebuah buku doa miliknya di telapak tanganku.

ā€œIni saja yang mama punya untuk bekalmu,ā€ katanya pelan, dengan mata yang mulai basah.🄹

Aku sempat terdiam.ā€¼ļø
Di tengah dunia yang sering mengukur bekal dengan materi, pemberian itu terlihat begitu sederhana… bahkan mungkin dianggap tidak cukup oleh banyak orang.

Tapi kemudian ia menatapku dalam-dalam, dan berkata:
ā€œKalau ingat mama… kalau kamu takut… kalau kamu tidak tahu harus bagaimana… minta tolong sama Bunda Maria.🄺

Saat itu aku mengerti.
Ibuku mungkin tidak bisa selalu ada di sampingku.
Ia tidak bisa melindungiku setiap saat.
Ia tidak bisa menjamin hidupku akan mudah.

Tapi ia memberikan sesuatu yang jauh lebih besar dari uangā€¦šŸ˜­
Ia menitipkanku pada doa.
Ia mempercayakanku pada perlindungan surga.,perlindungan Bunda Maria.

Kalung rosario itu kini bukan sekadar benda.
Ia menjadi pengingat… bahwa aku tidak pernah benar-benar sendiri.

Dan setiap kali aku menggenggamnya,
aku tahu.,
di sana ada doa seorang ibu yang terus berjalan bersamaku,
menembus jarak, waktu, dan segala kesulitan hidup.šŸ„ŗā¤ļøāœļø

You may also like