Refleksi Pastoral Investasi Iman Leonardus AnsisJanuary 29, 2026014 views Sebuah momen yang sangat menyejukkan hati. Melihat apresiasi nyata atas ketekunan anak-anak dalam melayani Tuhan di altar adalah bentuk investasi iman yang luar biasa. Berikut adalah draf refleksi dan kata semangat yang disusun khusus untuk ketiga pihak tersebut: 1. Pesan dari Pastor Paroki HKY Olilit Barat Tema: Pelayanan yang Berbuah Sukacita ”Anak-anakku terkasih, apa yang kalian terima hari ini bukanlah sekadar ‘upah’, melainkan tanda kasih dan syukur Gereja atas kesetiaan kalian. Menjadi Pelayan Altar dan mengikuti Misa Novena selama 8 hari berturut-turut adalah bukti bahwa kalian mencintai Tuhan lebih dari rasa kantuk atau keinginan bermain. Teruslah menjadi terang kecil di Paroki HKY Olilit Barat. Ingatlah kata St. Fransiskus de Sales: ‘Lakukanlah segala sesuatu karena kasih, bukan karena paksaan.’ Biarlah semangat ini membawa kalian tumbuh menjadi pribadi yang rendah hati dan penuh pengabdian.” 2. Pesan dari Para Koster Paroki HKY Olilit Barat Tema: Kesetiaan dalam Perkara Kecil ”Adik-adik, kami para koster melihat perjuangan kalian setiap hari. Kami bangga melihat kalian bangun pagi, menyiapkan jubah, dan berdiri tegak di samping altar dengan penuh khidmat. Pelayanan di altar adalah sekolah kedisiplinan. Jangan pernah merasa bosan untuk melayani, karena di setiap langkah kaki kalian menuju gereja, ada berkat yang sedang Tuhan siapkan. Terima kasih sudah membantu kami menjaga kelancaran ibadah di rumah Tuhan. Tetap semangat dan jangan pernah terlambat!” 3. Pesan dari Orang Tua dan Pembina Panti Suster Alma Tema: Syukur atas Karunia Panggilan ”Melihat kalian berdiri di sana, melayani Tuhan dengan hati yang tulus, adalah kebahagiaan terbesar bagi kami. Uang jajan dan transportasi ini adalah cara Tuhan melalui Pastor Paroki untuk memelihara semangat kalian. Gunakanlah pemberian ini dengan bijak dan penuh syukur. Kami para orang tua dan suster pembina akan selalu mendoakan agar kalian tidak hanya rajin di gereja, tetapi juga rajin dalam belajar dan berbudi pekerti luhur di kehidupan sehari-hari. Kalian adalah kebanggaan kami, tunas-tunas muda Gereja yang penuh harapan.” (RD Ponsio08) Related posts:Melihat senyum PastorWednesday April 15, 2026Refleksi PastoralPEMBERKATAN GUA MARIA PERTAMA DI TALIABU: Mengalami Kedamaian dan Kasih Sang BundaTuesday May 5, 2026RenunganWarta Sukacita: Kunjungan Pastoral di Pagi Hari yang Penuh BerkatWednesday April 22, 2026Refleksi Pastoral