Embun Pagi Renungan JADI JEMBATAN ATAU TEMBOK PENGHALANG Leonardus AnsisSeptember 20, 2022031 views EMBUN ROHANI PAGI DARI LANGGUR, KOTA PARA MARTIR KEI; MGR. YOHANES AERTS DAN TEMAN-TEMANNYARabu, 21 September 2022Pekan Biasa XXVPesta Santo Matius, Rasul, PenginjilInjil : Mat. 9 : 9 – 13 Ada dua peran yang biasanya dimainkan oleh setiap orang dalam hidup yakni; Mendukung atau menghambat, menjadi jembatan atau tembok penghalang bagi sesama untuk meraih cita-cita mereka. Dalam Injil pagi ini kita melihat dua peranan itu dalam diri Matius yang berlaku sebagai jembatan/perantara dan orang Farisi yang menjadi penghalang atau tembok pemisah; “Kemudian ketika Yesus makan di rumah Matius, datanglah banyak pemungut cukai dan orang berdosa dan makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya. Pada waktu orang Farisi melihat hal itu, berkatalah mereka kepada murid-murid Yesus: “Mengapa gurumu makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa ( Mat. 9 : 10 – 11 ) Sekarang pilihan ada pada masing-masing orang; mau menjadi jembatan atau tembok bagi sesama dalam hidup. Pilihanmu menentukan kualitas dirimu. Selamat beraktivitas untuk para sahabatku Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua ( Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )