.wp-block-jetpack-rating-star span.screen-reader-text { border: 0; clip-path: inset(50%); height: 1px; margin: -1px; overflow: hidden; padding: 0; position: absolute; width: 1px; word-wrap: normal; }

KEMATIAN MAMA TERESIA YANG INDAH

Mama, jika engkau berada di hadapan Allah dalam pengadilan ilahi, dan mendengar Tuhan bertanya kepadamu:

Tuhan: “Apa yang ibu Teresia telah lakukan di dunia?”

Jawablah begini Mama; ”Aku telah mengandung seorang bayi, dan pada waktunya aku telah memberikan dia sebagai imam-Mu bahkan sebagai seorang Uskup.”

Walaupun bukan kunjungan kanonik, tapi di tengah undangan untuk memberkati Arca Kristus Raja di dua stasi di Kei Kecil, saya menyempatkan waktu untuk mengunjungi Mama di kampung. Sedianya saya pulang sore hari tapi karena keadaan mama sudah kritis maka saya bertahan menemani MAMA

Maka terjadilah bahwa;

  • Akulah yang memberi Mama Teresia sakramen minyak suci;
  • ⁠Di tangankulah Mama menghembuskan nafas terakhir dengan tenang dan damai;
  • ⁠Mama menghembuskan nafas pada hari Raya TRITUNGGAL MAHAKUDUS;
  • ⁠Mama meninggal pada hari penutupan Bulan Maria dan menyongsong Bulan Hati Kudus, di mana Mama menjadi anggota dua kelompok doa tersebut;
  • ⁠Pada hari rabu, aku jugalah yang akan memimpin Misa pemakamannya.

Mama, terima kasih karena rahimmu telah merawat kehidupan yang Tuhan berikan kepadaku

( Dari Anakmu )

Related posts

BERBICARA DENGAN HIKMAT ROH KUDUS

BANYAK ORANG BERAGAMA TIDAK LULUS SEKOLAH KEMANUSIAAN

KITA ADALAH MAKHLUK CAHAYA