Daily Words Renungan MELIHAT YANG DI DEPAN MATA VS MELIHAT HATI Leonardus AnsisJanuary 21, 2026029 views DAILY WORDS, SELASA, 20 JANUARI 2026PEKAN BIASA II – TAHUN ABY RP. PIUS LAWE, SVD BACAAN I : 1 SAM 16: 1 – 13MAZMUR T : MZM 89: 20.21 – 22. 27 – 28INJIL : MRK 2: 23 – 28 @ Satu ungkapan yang tidak asing lagi di telinga kita: “ Don’t judge a book by its cover “ yang berarti jangan menilai seseorang atau sesuatu berdasarkan tampilan luarnya. Ungkapan ini mengingatkan kita untuk tidak dengan gampang memberi penilaian atas seseorang atau sesuatu berdasarkan apa yang kita lihat di kulit luarnya saja. Kita juga tidak bisa menyimpulkan satu peristiwa hanya atas satu dua komentar atau bahkan dengan mendengar dari pihak ketiga. Kita perlu mengenal dan mendalaminya dengan baik, entah seseorang dengan semua dimensi hidup yang mengitarinya atatu peristiwa dengan segala kompleksitas yang melatar-belakanginya. Kita tidak semudah itu mengambil kesimpulan atas sesuatu yang kita lihat dengan mata. Kita mesti membuka hati kita untuk menelusuri lebih jauh dan atau dalam. @ Allah memilih Daud dari antara saudara-saudaranya. Isai – ayah dari Daud memperkenalkan satu per satu anak-anaknya untuk mengetahui “siapa yang berkenan” di hati Allah. Ada Eliab, Abinadab, Syama dan seterusnya sampai anak yang ketujuh. Betapa pun eloknya paras dan tinggi perawakan dari salah satu anak-anak Isai, itu bukan menjadi kriteria Allah. Tuhan Allah lebih melihat hati dan bukan seperti manusia yang cenderung melihat apa yang di depan mata. Pada akhirnya, Daud – si bungsu itulah yang dipilih Allah untuk diurapi menjadi Raja Israel. Tentu saja orang-orang di sekitar keluarga Isai tidak menyangka jika anak bungsu, yang mungkin kurang diperhitungkan untuk menjadi pemimpin Israel, toh menjadi pilihan Allah. Sekali lagi, Allah melihat hati dan bukan melihat apa yang dii depan mata. @ Orang – orang Farisi secara serta merta menghakimi Yesus dan para muridnya yang memetik bulir gandum pada hari Sabat. Yang ada di dalam pikiran mereka adalah menegakkan aturan-aturan dengan tafsiran-tafsiran yang kaku. Bukan saja itu, mereka juga menafsir sesuatu di dalam Kitab Suci hanya untuk memperkuat argumentasi atau posisi mereka. Tidak peduli apa yang sebenarnya sedang dialami oleh para murid Yesus. Yang terpenting bagi mereka adalah menafsir dan menegakkan HUKUM TAURAT bahkan untuk menjawab kepentingan-kepentingannya. Salah satu kepentingan yang sedang mereka lindungi adalah PAMOR/PENGARUH. Mereka tidak mau kehilangan pamor dan pengaruhnya di hadapan orang lain, dan karena itu mereka mencari-mencari kesalahan untuk menjebak Yesus. Saking asyiknya mereka dalam MENAFSIR dan MEMANIPULASI apa pun termasuk HUKUM untuk menjatuhkan lawan-lawannya termasuk Yesus, mereka tidak lagi menilik atau mengendus lebih dalam tentang makna dari satu produk hukum. Mereka terjebak dalam pemahaman yang harafiah. Pemahaman yang harafiah ini tidak bedanya dengan menghakimi seseorang atau sesuatu berdasarkan tampilan luar saja. Mereka tidak bisa melihat dan menilai dengan hati nurani yang jernih. Akhirnya mereka terseret dalam satu kebutaan “pemahaman” akan satu realitas, dan tidak bergerak lebih ke dalam untuk menilai dengan hati nurani ketimbang dengan kesan indra semata. Pandangan mereka menjadi kabur dan tidak dapat melihat dan memahami segala sesuatu secara lebih dalam, lebih luas, lebih jauh. Mereka hanya bergerak di permukaan (pemahaman yang dangkal). Dunia pemahamannya bak katak dalam tempurung. @ Saya mengajak kita sekalian untuk saling mendoakan. Semoga Allah di dalam Roh Kudus, memampukan kita untuk MEMILIH HATI ketimbang melihat apa yang ada di depan mata. Semoga Allah Roh Kudus menuntun kita untuk dapat mendalami dan mengerti arti yang sebenarnya dari satu ketetapan hukum atau aturan atau satu peristiwa, dan bukan sebaliknya berusaha untuk memplintir atau hanya mengartikan secara harafiah suatu aturan dan bahkan memanipulasi satu informasi atau kegiatan demi kepentingan pihak-pihak tertentu. Semoga kita dimampukan untuk melihat pada hati seseorang dan bukan menghakimi hanya dari apa yang kita lihat di kulit luar. Semoga demikian! Have a good day filled with love and sincerity. Warm greetings to you all … padrepiolaweterengsvd 🙏🏼🙏🏼🙏🏼