.wp-block-jetpack-rating-star span.screen-reader-text { border: 0; clip-path: inset(50%); height: 1px; margin: -1px; overflow: hidden; padding: 0; position: absolute; width: 1px; word-wrap: normal; }

Menemukan Wajah Tuhan dalam Senyummu

Sungguh sebuah ungkapan syukur yang sangat menyentuh hati.

Kehadiran seorang “Gembala” memang seringkali menjadi jembatan bagi anak-anak untuk merasakan kasih Tuhan yang nyata, terutama saat mereka merasa kehilangan sosok orang tua.

Berikut adalah sebuah refleksi yang disusun dengan hati, seolah-olah suara dari seorang Gembala (Pastor) yang menyapa langsung jiwa anak-anak di Panti Asuhan Jansen Bhakti Luhur:

Sebuah Refleksi Kasih dari Gembala untuk Anak-Anakku Tersayang

​1. Engkau Tidak Pernah Sendirian

​Anak-anakku, terkadang dunia ini terasa sunyi. Mungkin ada saatnya kalian menatap langit dan bertanya dalam hati, “Di manakah sosok yang seharusnya memelukku?” Ketahuilah, meski kehadiran fisik orang tua tidak nampak di depan mata, kalian tidak pernah benar-benar sendirian.
​Tuhan tidak pernah membiarkan domba-domba kecil-Nya berjalan tanpa arah. Dia mengirimkan tangan-tangan lain untuk mendekapmu, telinga-telinga lain untuk mendengarmu, dan hati-hati lain untuk mencintaimu. Kehadiran Pastor di tengah kalian hanyalah sebuah pengingat kecil bahwa Tuhan sangat peduli padamu.

​2. Kekuatan dalam Doa yang Tulus

​Kalian mengatakan bahwa kalian hanya memiliki doa untuk dipersembahkan. Namun, tahukah kalian? Doa seorang anak adalah musik yang paling indah di telinga Tuhan.
​Doa kalian adalah kekuatan bagi Pastor.
​Doa kalian adalah cahaya yang menerangi langkah kita bersama.
​Doa kalian membuktikan bahwa meski dunia menganggap kalian “kurang”, di mata Tuhan kalian adalah “harta yang paling berharga”.

​3. Mengubah Kehampaan Menjadi Sukacita

​Realitas hidup mungkin terasa hampa, tetapi kehampaan itu seperti sebuah bejana kosong yang siap diisi dengan berkat yang baru. Jangan biarkan rasa sedih mencuri senyummu. Setiap kali kalian merasa hampa, ingatlah bahwa ada sebuah keluarga besar di Olilit Barat yang berdiri bersamamu.
​Kita adalah satu tubuh dalam Kristus. Jika satu anggota merasa sakit, yang lain merasakannya. Jika kalian bahagia, maka hati Pastor pun penuh dengan sukacita.

​Pesan Singkat untuk Disimpan di Hati:

“Jadilah anak-anak yang kuat. Masa depanmu tidak ditentukan oleh siapa yang tidak ada di sampingmu hari ini, tetapi oleh Tuhan yang selalu berjalan di depanmu untuk membukakan jalan.”

​Doa Penutup

​Semoga semangat Santo Vincensius dan kasih Bunda Maria selalu menaungi Panti Asuhan Jansen Bhakti Luhur. Terima kasih atas doa-doamu untuk Bapa Pastor Ponsio. Mari kita terus melangkah bersama, saling menguatkan dalam kasih Kristus.

Tuhan Yesus Memberkati kita semua. SALVE.

Related posts

Ingatlah teladan Santo Bonifasius

Seminari SYV Saumlaki adalah jantung keuskupan kita

Terimakasih Pastor Paroki