Renungan Sejenak Sabda Mengampuni Adalah Tindakan Yang Mulia Leonardus AnsisAugust 13, 202608 views SIRAMAN ROHANI Kamis, 13 Agustus 2026 Matius. 18 : 21 – 19 : 1 Paus Yohanes Paulus II pernah berkata, “Melakukankesalahan itu sifat manusia, mengampuni adalah sifatmulia”. Setiap orang pasti pernah berbuat salah karenaketidaksempurnaan dan keterbatasan manusia. Namunmemberikan pengampunan adalah suatu tindakan luhurdan mulia yang menunjukkan kebesaran jiwa seseorang. Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus mengajarkan kepadapara murid-Nya tentang mengampuni tanpa batas. Petrus bertanya kepada Yesus, “Tuhan sampai berpaa kali akuharus mengampuni saudara jika ia berbuat dosa terhadapku? Sampai tujuh kalikah? Lalu, Yesusmenjawabnya, “Bukan hanya sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali”.Perkataan Yesus ini mau menegaskan bahwa suatupengampunan sejati tidak berdasarkan pada jumlahhitungan melainkan memberikan pengampunan tanpasyarat dan batas. Sebagaimana Yesus telah menunjukkansikap belas kasih dan pengampunan dosa melaluikematian-Nya di kayu salib tanpa melihat dan menghitung kesalahan manusia. Saudara-saudari terkasih, kita dapat mengampuni sesamakarena Allah telah mengampuni dosa kita terlebihdahulu. Di dalam doa Bapa Kami, kita diingatkan bahwajika kita mau mengampuni orang lain, maka Bapa di surga juga akan mengampuni kesalahan kita. Mengampuni kesalahan orang lain menunjukkan akankeberanian jiwa kita yang dibebaskan dari dendam, benci dan iri hari. Jika kita mengampuni kesalahan orang bukan tanda kita lemah, tetapi cara kita untuk mengikutiteladan Yesus di kayu salib. Jadi, Yesus melalui Injil hariini berpesan kepada kita supaya mengampuni sesamatanpa batas bersumber dari hati yang tulus karena Allah telah mengampuni kita terlebih dahulu. Santa Teressa Kalkuta pernah berkata, “Jika mau mengasihi, belajarlah mengampuni”. Tuhan Memberkati. ( Rev. Fr.Laurens’ R)