MERENUNGKAN SPIRITUALITAS YOHANES PEMBAPTIS


Hari Minggu Biasa II
Tanggal 15 Januari 2023
Injil : Yoh. 1 : 29 – 34

1) Kejujuran ; Aku bukan Mesias. Aku adalah Suara yang berseru di padang gurun, “luruskanlah jalan bagi Tuhan.”

2) Sadar diri dan tugas ; Menunjuk kepada Yesus sebagai Anak Domba Allah. Yohanes sadar akan diri dan tugas perutusannya sehingga biarlah Tuhan semakin besar dan dirinya semakin kecil di hadapan Tuhan.

3) Konsistensi ; Tetap sebagai perintis Jalan Tuhah. Ia tak bosan dan terus menerus menyerukan tentang perlunya pertobatan dan pembaptisan.

4) Kerendahan hati – pilihan untuk tidak populer ; Tidak tergoda dengan pujian dan sanjungan terhadap dirinya. Ia tidak sombong dan mengambil keuntungam dari semua kesuksesannya.

Tanyakanlah dirimu secara jujur, Bagaimana dengan diriku ketika bercermin pada kepribadian Yohanes Pembaptis di atas?

Salam, doa dan berkatku ( + ) untukmu para sahabat ( Mgr. Inno Ngutra )

Related posts

KEBAIKAN ALLAH ITU TAK DAPAT KUBARTER DENGAN APA PUN

TUHAN MENDENGARKAN DAN MENGABULKAN DOAMU

BERDOA BERSAMA ADALAH CARA JITU MENGAJARI ORANG LAIN UNTUK BERDOA