.wp-block-jetpack-rating-star span.screen-reader-text { border: 0; clip-path: inset(50%); height: 1px; margin: -1px; overflow: hidden; padding: 0; position: absolute; width: 1px; word-wrap: normal; }

MUTIARA IMAN

“Rahim Kasih yang Melahirkan Iman” ( Yoh. 20:19-31)

Hari ini Gereja merayakan Pesta Kerahiman Ilahi, sebuah pesta yang lahir dari hati Allah sendiri. Kata kerahiman berakar dari rahim : ruang kehidupan, tempat seorang ibu menampung dan melindungi anaknya dengan kasih yang tak bersyarat. Dari rahim lahirlah kehidupan baru; dari kerahiman Allah lahirlah harapan yang tak pernah padam.

Injil Yohanes menyingkapkan wajah Yesus yang bangkit, hadir di tengah murid-murid yang ketakutan. Kata pertama yang Ia ucapkan adalah: “Damai sejahtera bagi kamu.” Damai itu bukan sekadar kata penghiburan, melainkan pelukan kerahiman Ilahi yang menenangkan hati yang gelisah. Di hadapan Tomas yang ragu, Yesus tidak menyingkirkan kelemahan, melainkan mengundang untuk menyentuh luka-Nya. Dari keraguan lahirlah pengakuan iman yang paling murni: “Ya Tuhanku dan Allahku!”

Inilah wajah Allah yang penuh rahim: Ia menampung kita dalam kelembutan-Nya, mendahului kelemahan kita dengan kasih, dan menjadikan luka kita jalan menuju pemulihan. Kerahiman Ilahi bukan sekadar pengampunan, melainkan cinta yang melahirkan kehidupan baru, relasi yang intim, dan damai yang melampaui segala akal.

Hari ini kita diajak untuk membuka hati, menerima damai Kristus, dan membiarkan kerahiman-Nya meneguhkan iman kita. Seperti Tomas, kita boleh datang dengan keraguan, sebab Allah tidak menolak, melainkan menyambut. Dan dari kerahiman itu, kita dipanggil menjadi saksi kasih: mengampuni tanpa syarat, merawat yang lemah, dan menghadirkan kehidupan baru bagi sesama.

Saudaraku, tidak ada dosa yang lebih besar daripada kasih Allah. Dari rahim kerahiman-Nya, kita lahir kembali sebagai umat yang diteguhkan oleh damai. Maka mari kita bergema bersama doa sederhana yang menjadi inti devosi ini:

“Yesus, Engkaulah andalanku, kepadamu aku percaya,”

Semoga kerahiman-Nya melahirkan damai dalam hati kita, menyalakan iman kita, dan menjadikan kita saksi kasih yang memulihkan dunia. Amin

Salam dan doa,
Rm. Andy S.

Related posts

SUKACITA JIWA KARENA MILIKI YESUS

PENYERTAAN TUHAN BAGIMU SEMPURNA

KETIKA SESEORANG DITUNTUN OLEH ROH KUDUS