Home Ā» Penutup yang Indah, Sukacita yang Meluap

Penutup yang Indah, Sukacita yang Meluap

by Leonardus Ansis
0 comments

šŸ•Šļø Mengakhiri Ziarah Kasih 6 Bulan di Rukun St. Fransiskus Xaverius
Senin, 18 Mei 2026 – Hari Ke-4 Novena Roh Kudus ( PKL.10.00 – 11.15 WIT).

​Langkah kaki yang bermula setengah tahun lalu, hari ini tiba di penghujung ziarahnya untuk rukun ini.

Selepas Misa Novena Roh Kudus Hari ke-4, atmosfer kudus masih terasa lekat saat Pastor Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Olilit Barat, bersama Ketua Rukun St. Fransiskus Xaverius, kembali melangkah. Ini adalah hari pamungkas.

Enam bulan lamanya, rumah demi rumah telah dibuka, altar-altar keluarga telah diberkati, dan keluh-kesah serta ucapan syukur umat telah didengarkan.
​Perjalanan ini tidak berakhir di sini; langkah kaki reksa pastoral ini hanya berganti arah, namun hati tetap bertaut dalam satu kawanan. Hari ini, tiga keluarga kudus terakhir menyambut dengan sukacita, meninggalkan kesan mendalam yang terukir dalam ungkapan hati mereka.

​1. Ungkapan Hati Keluarga Bapak Agustinus Jempormase

​”Sebuah Kehormatan yang Menyejukkan Rumah Kami”
​”Kedatangan Pastor Paroki dan Pengurus Rukun di hari terakhir ini adalah berkat yang luar biasa bagi keluarga kami. Di tengah-tengah masa Novena Roh Kudus, rumah kami dikunjungi dan diberkati. Kami merasa sangat dihargai dan dikuatkan iman kepercayaannya. Terima kasih kepada Pastor yang tanpa lelah berjalan bersama umat, juga kepada Ketua Rukun dan Bendahara yang selalu setia mengoordinasikan pelayanan ini. Sukacita dan rasa bahagia kami tidak dapat diukur dengan kata-kata—kami merasa Roh Kudus benar-benar hadir membawa damai di tengah keluarga kami hari ini.”

​2. Ungkapan Hati Keluarga Bapak Salfatoris Luturmele

“Penutup yang Indah, Sukacita yang Meluap”
“Kami merasa sangat beruntung dan bahagia karena keluarga kami menjadi salah satu dari titik pemberhentian terakhir dalam rangkaian kunjungan panjang selama 6 bulan ini. Kehadiran Pastor, Ketua Rukun, dan Bendahara di rumah kami membawa kehangatan tersendiri. Kami melihat ketulusan yang luar biasa dari gembala dan pengurus kami. Terima kasih atas pengorbanan waktu dan tenaga demi menjumpai kami yang sederhana ini. Doa kami, semoga Pastor senantiasa diberi kesehatan, begitu pula dengan Bapak Ketua dan Ibu Bendahara Rukun dalam melayani umat-Nya.”

​3. Ungkapan Hati Keluarga Ibu Since Futwembun

​”Sentuhan Kasih Gembala Bagi Kami”
​”Sebagai seorang ibu, kunjungan hari ini terasa seperti sapaan kasih Tuhan yang sangat personal. Di hari terakhir kunjungan rukun ini, kehadiran Pastor Paroki dan segenap pengurus rukun membawa penghiburan dan kekuatan baru bagi saya dan anak-anak. Rasa syukur dan bahagia meluap karena kami tidak berjalan sendirian; ada gereja, ada Pastor, dan ada pengurus rukun yang selalu peduli. Terima kasih banyak untuk cinta, doa, dan kehadiran yang menguatkan ini. Semoga Tuhan membalas semua kebaikan mulia ini.”

​4. Refleksi Bersama: Ketua Rukun dan Bendahara Rukun

​Tema:
Enam Bulan Berjalan dalam Terang dan Reksa Gembala

​Enam bulan bukanlah waktu yang singkat untuk konsisten melangkah dari rumah ke rumah. Namun, hari ini, kelelahan itu menguap dan berganti menjadi rasa haru yang mendalam bagi kami, Ketua Rukun dan Bendahara Rukun St. Fransiskus Xaverius.

​Dari Meja Bendahara:

“Melihat senyum bahagia umat saat menyambut kedatangan kita adalah upah terbesar yang melebihi apa pun. Setiap pengorbanan waktu dan materi yang dikelola selama enam bulan ini berbuah menjadi persekutuan iman yang semakin erat. Umat merasa memiliki gerejanya, dan gereja hadir nyata di tengah mereka.”

​Dari Hati Ketua Rukun:

“Tugas pelayanan ini terasa ringan karena kami berjalan bersama seorang Gembala yang berbau domba—Pastor Paroki yang selalu siap melangkah bersama kami. Enam bulan ini mengajarkan kami arti kesetiaan St. Fransiskus Xaverius dalam mewartakan kabar gembira. Kunjungan di rukun ini boleh berakhir hari ini, tetapi persaudaraan, koordinasi, dan semangat untuk saling menjaga di dalam reksa Pastor Paroki akan terus menyala. Kami bangga dan bahagia bisa melayani umat bersama Pastor.”

​5. Nasehat Pastoral (Katmut) Pastor Paroki HKY Olilit Barat

​Amanat Hari Terakhir Kunjungan Rukun St. F. Xaverius
​Di penghujung kunjungan, setelah berdialog dan memberkati keluarga terakhir, Pastor Paroki HKY Olilit Barat memberikan wejangan dan nasehat rohani sebagai bekal iman bagi seluruh umat Rukun St. Fransiskus Xaverius:

​”Anak-anakku yang terkasih dalam Kristus,
​Hari ini, di Hari ke-4 Novena Roh Kudus, kita mengakhiri ziarah kunjungan keluarga yang telah kita hidupi selama enam bulan terakhir di rukun ini. Pintu rumah fisik mungkin ditutup hari ini seiring selesainya jadwal kunjungan, namun pintu hati kita harus tetap terbuka lebar untuk satu sama lain.
​Berhentinya langkah kaki kunjungan rutinitas ini bukan berarti reksa pastoral dan kebersamaan kita berhenti. Justru, enam bulan ini adalah fondasi. Saya menasehatkan kepada seluruh umat di Rukun St. Fransiskus Xaverius:

​Peliharalah Altar Keluarga:

Jangan biarkan lilin doa yang kita nyalakan bersama selama kunjungan ini padam. Tetaplah berdoa bersama di dalam rumah tangga masing-masing.

​Jaga Persatuan Rukun:

Dukunglah penuh Ketua Rukun dan Bendahara Rukun yang telah bekerja keras dengan hati yang tulus. Rukun yang kuat adalah rukun yang saling menopang, bukan yang saling menjatuhkan.

​Hiduplah dalam Tuntunan Roh Kudus:

Di masa Novena ini, biarkan Roh Kudus memperbarui semangat kasih, persaudaraan, dan keterlibatan kita dalam hidup menggereja.
Terima kasih atas kehangatan, kopi, teh, senyuman, dan air mata sukacita yang kalian bagikan selama enam bulan ini. Mari kita terus berjalan bersama, satu hati, satu jiwa, di dalam reksa pastoral Hati Kudus Yesus. Berkat Tuhan menyertai seluruh keluarga di Rukun St. Fransiskus Xaverius. Amin.”

You may also like