Home Ā» Puisi dari seorang pengagum RD. Yonas Atjas

Puisi dari seorang pengagum RD. Yonas Atjas

by Leonardus Ansis
0 comments

MEMELUKMU


seperti menuangkan rindu yang tak tuntas
senyuman
kini sia-sia dihadapanmu yang telah kaku
air mata semacam menguraikan pilu tanpa jeda

Ragamu
Kian beku, kian dingin
Melarutkan duka dalam sukma
Atas nafas yang enggan berhembus
Seperti sunyi yang merayu bumi tanpa kata

Terlalu pagi pamitmu,
Lihat !!!semua masih terlelap
Engkau Pergi menghilang
Seperti sebuah mimpi mencekam raga
Meraung tangis pilu tak terbendung

Berapa banyak harta tertinggal?
Itu hanyalah kesia-sian
ā€œKebaikanmu takan pernah matiā€
Usianya hidup sepanjang masa
Meski ragamu tertimbun, lalu hancur melebur dalam tanah

Doa-doa terus melambung
Kiranya meringankan langkahmu
Dan mengetuk pintu surga
Lalu terbuka untukmu
ā€œBerpestalah dalam kemeriahan surga yang didambakanā€
RIP P.Y.A

“Kematian adalah pengingat untuk hidup sepenuhnya.”

You may also like