Berita Keuskupan Renungan Puisi dari seorang pengagum RD. Yonas Atjas Leonardus AnsisAugust 20, 2022022 views MEMELUKMU seperti menuangkan rindu yang tak tuntas senyuman kini sia-sia dihadapanmu yang telah kaku air mata semacam menguraikan pilu tanpa jeda Ragamu Kian beku, kian dingin Melarutkan duka dalam sukma Atas nafas yang enggan berhembus Seperti sunyi yang merayu bumi tanpa kata Terlalu pagi pamitmu, Lihat !!!semua masih terlelap Engkau Pergi menghilang Seperti sebuah mimpi mencekam raga Meraung tangis pilu tak terbendung Berapa banyak harta tertinggal? Itu hanyalah kesia-sian “Kebaikanmu takan pernah mati” Usianya hidup sepanjang masa Meski ragamu tertimbun, lalu hancur melebur dalam tanah Doa-doa terus melambung Kiranya meringankan langkahmu Dan mengetuk pintu surga Lalu terbuka untukmu “Berpestalah dalam kemeriahan surga yang didambakan” RIP P.Y.A “Kematian adalah pengingat untuk hidup sepenuhnya.”