.wp-block-jetpack-rating-star span.screen-reader-text { border: 0; clip-path: inset(50%); height: 1px; margin: -1px; overflow: hidden; padding: 0; position: absolute; width: 1px; word-wrap: normal; }

Rahmat dari Novena St. Padre Pio

Sungguh sebuah momen yang menyentuh hati di hari kedua Novena Santo Padre Pio ini. Kebaikan hati Romo dalam melihat kesetiaan anak-anak kecil tersebut mencerminkan semangat kebapaan yang nyata.
Berikut adalah draf ungkapan hati dari berbagai perspektif untuk mengabadikan momen penuh syukur tersebut:

​1. Ungkapan Hati Anak-anak Sekami & PPA

​”Romo, terima kasih banyak sudah memperhatikan kami. Tadi pagi kami datang hanya ingin melayani Tuhan dan berdoa bersama Santo Padre Pio, tapi ternyata Tuhan memberi kejutan melalui tangan Romo. Uang transportasi ini sangat berarti supaya kami bisa semangat berangkat ke sekolah hari ini. Doakan kami ya Romo, agar kami tetap setia jadi misdinar.”

​2. Ungkapan Hati Para Koster

​”Melihat pemandangan tadi, kami merasa bangga sekaligus terharu. Anak-anak ini adalah masa depan gereja kita di Olilit Barat. Kebaikan hati Romo hari ini bukan sekadar memberi uang, tapi memberi pelajaran bagi mereka tentang apa itu kasih yang nyata. Semangat mereka menjadi bahan bakar bagi kami para koster untuk juga tetap setia melayani rumah Tuhan.”

​3. Ungkapan Hati Pastor Paroki (Romo)

​”Mata Tuhan tidak pernah tertidur, dan pagi ini Dia meminjam mata saya untuk melihat kesetiaan di wajah 7 malaikat kecil ini. Di tengah dinginnya pagi dan rangkaian Novena Padre Pio, langkah kaki mereka ke altar adalah khotbah yang paling hidup. Menyisihkan sedikit intensi untuk mereka bukanlah sebuah pemberian, melainkan bentuk syukur saya karena dikelilingi oleh domba-domba kecil yang begitu mencintai Tuhan.”

​4. Ungkapan Hati Orang Tua

​”Kami tidak menyangka perhatian Romo sampai ke hal-hal kecil seperti biaya transportasi anak-anak kami. Terima kasih, Romo, karena telah menjadi sosok gembala yang tidak hanya memimpin di altar, tapi juga peduli pada langkah kaki anak-anak kami menuju sekolah. Kebaikan ini sungguh menguatkan iman kami bahwa melayani Tuhan tidak akan pernah sia-sia.” (RD Ponsio08)

Related posts

Ingatlah teladan Santo Bonifasius

Seminari SYV Saumlaki adalah jantung keuskupan kita

Terimakasih Pastor Paroki