.wp-block-jetpack-rating-star span.screen-reader-text { border: 0; clip-path: inset(50%); height: 1px; margin: -1px; overflow: hidden; padding: 0; position: absolute; width: 1px; word-wrap: normal; }

RATU NORKIT MONUK DEDESAR, UBILAA NORANG ITA DIDTINEMUN

Salve… Sebuah perjalanan iman yang luar biasa dapat melayani dan menyentuh langsung kehidupan umat melalui kunjungan rumah ke rumah selama empat bulan terakhir ini.

Mengakhiri perjalanan di Rukun YMY (Yosep, Maria, Yesus) tepat pada Pesta Santo Markus dan Novena Santa Katarina memberikan makna mendalam tentang pewartaan dan keberanian dalam kasih.

​Refleksi Penutup Kunjungan Keluarga
​Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Olilit Barat – Rukun YMY

​1. Suara Gembala:
Refleksi Pastor Paroki

​”Saudara-saudariku terkasih dalam keluarga Kudus YMY, hari ini hati saya penuh dengan syukur. Berjalan kaki dari rumah ke rumah selama empat bulan terakhir bukan sekadar menjalankan tugas administratif paroki, melainkan sebuah ziarah kasih.
​Saya melihat Kristus yang hidup dalam senyum, pergumulan, dan doa-doa di ruang tamu kalian. Seperti Santo Markus yang mewartakan Injil, kunjungan ini adalah cara kita menuliskan ‘Injil yang hidup’ di dalam hati keluarga masing-masing. Saya datang untuk memberkati, namun justru sayalah yang pulang dengan diberkati oleh iman dan keramahtamahan kalian. Terima kasih telah mengizinkan saya menjadi bagian dari keluarga kalian.”

​2. Suara Pelayan: Refleksi Ketua Rukun & Baperus

​”Bagi kami pengurus Rukun, kehadiran Pastor di tengah rumah tangga umat adalah embun penyejuk. Kami menyaksikan sendiri bagaimana sekat antara pimpinan gereja dan umat runtuh ketika Pastor duduk bersama kami, mendengarkan keluh kesah, dan mendoakan anak-anak kami.
​Kunjungan ini membangkitkan semangat kegotongroyongan di Rukun YMY. Kami merasa tidak berjalan sendirian dalam membina umat; ada gembala yang sungguh mengenal bau domba-dombanya. Ini adalah penguatan iman yang nyata bagi kami semua.”

​3. Suara Umat: Manfaat Kunjungan bagi Keluarga

​Beberapa poin utama yang dirasakan oleh umat Allah di Rukun YMY:

​Kehadiran Tuhan yang Nyata:

Rumah terasa dikuduskan kembali melalui doa bersama dan kehadiran fisik seorang imam.

​Dialog yang Terbuka:

Umat merasa lebih berani menyampaikan pergumulan hidup yang mungkin sulit diutarakan di dalam gereja yang besar.

​Identitas sebagai Keluarga Allah:

Kunjungan ini mengingatkan setiap keluarga bahwa mereka adalah bagian penting dari tubuh mistik Kristus di Paroki HKY Olilit Barat.

​Doa Penutup Kunjungan

​”Tuhan Yesus, sebagaimana Engkau memberkati keluarga di Betania, berkatilah setiap ambang pintu rumah di Rukun YMY ini. Semoga kunjungan yang berakhir hari ini justru menjadi awal dari kebangkitan iman yang lebih baru. Melalui teladan Santo Yosep, Bunda Maria, dan Engkau sendiri, Sang Anak Allah, jadikanlah keluarga-keluarga kami tempat kasih-Mu bersemi selamanya. Amin.”
​Semoga momen penutupan ini membawa kesan mendalam bagi Pastor dan seluruh umat di Olilit Barat.

Ratu Norkit MONUK DEDESAR, UBILAA NORANG ITA DIDTINEMUN. SALVE.

Related posts

Naskah Pidato Mgr. Maksimus Regus

Ut Omnes Unum Sint

Gereja Domestik