Renungan Sejenak Sabda Sejenak Sabda Leonardus AnsisJune 5, 2026013 views (Jumat, 05-06-2026) Semoga kasih Allah memberkati kita selalu Bacaan-Bacaan LiturgiHari Biasa, Pekan Biasa IXPW. St. Bonifasius, Uskup dan Martir Bac I: 2 Tim 3:10-17Bac Injil: Mrk 12:35-37 Pesan Tuhan Hari Ini Pertama, Para ahli Taurat terjebak pada label bahwa Mesias hanyalah “Anak Daud” (seorang pahlawan politik/militer). Mereka tidak melihat lebih mendalam. Dan hal ini terkadang dialami oleh kita bahwa sering kali kita gagal melihat kebenaran atau nilai sejati dari seseorang (atau sesuatu) karena kita sudah terlanjur memberi label atau memiliki ekspektasi yang sempit. Belajarlah untuk melihat lebih dalam, melampaui asumsi dan stereotipe. Kedua, kita diajak untuk tidak menjadi pengikut yang buta. Baik dalam hal agama, pekerjaan, maupun kehidupan sosial, kita perlu memiliki pemikiran yang kritis, berani bertanya, dan mencari kebenaran yang substansial, bukan sekadar ikut-ikutan tradisi atau tren. Ketiga, Kerendahan Hati dalam Mengakui Kelebihan Orang Lain. Raja Daud adalah penguasa tertinggi di Israel pada zamannya, namun ia tidak gengsi untuk menyebut keturunannya (Mesias) sebagai “Tuanku”. Ini adalah contoh moral tentang kerendahan hati (humility). Orang yang besar dan berkuasa secara moral adalah mereka yang mampu menundukkan egonya dan menghormati kebenaran yang lebih besar, meskipun itu datang dari generasi di bawahnya. Keempat, Harus ada integritas antara pengetahuan dan tindakan. Para ahli Taurat tahu banyak tentang kitab suci, tetapi mereka kehilangan esensinya karena kesombongan intelektual. Sehingga pesan moral bagi adalah bahwa pengetahuan, gelar, atau teori yang kita miliki tidak ada gunanya jika tidak membuat kita menjadi pribadi yang lebih bijaksana, toleran, dan tunduk pada kebenaran. Jangan sampai kepintaran kita justru membuat kita menjadi keras kepala dan menutup diri dari perspektif baru. Marilah berdoaYa Allah berkatilah kami agar kami mampu hidup dalam kerendahan hati. Salam kasih dan doa,RD. Domincs Baldawins Masriat