Sejenak Sabda


(Kamis, 18-06-2026)

Semoga kasih Allah memberkati kita selalu

Bacaan-Bacaan Liturgi
Hari Biasa, Pekan Biasa XI

Bac I: Sir 48:1-14
Bac Injil: Mat 6:7-15

Pesan Tuhan Hari Ini

Pertama, Hubungan kita, baik dengan Tuhan maupun sesama, harus didasari oleh ketulusan hati, bukan kepalsuan demi mencari pujian. Jangan menggunakan kata-kata manis atau berbelit-belit hanya untuk terlihat hebat di mata orang lain. Kualitas komunikasi dinilai dari kejujuran batin, bukan dari banyaknya omong kosong atau formalitas.

Kedua, sadarilah batasan diri kita sebagai manusia. Sikap tahu diri dan rendah hati mengajarkan kita untuk tidak mendikte keadaan atau bersikap serakah. Kita diajak untuk percaya bahwa ada kekuatan yang lebih besar (Tuhan) yang memelihara hidup kita, sehingga kita bisa melepaskan kecemasan yang berlebihan.

Ketiga, kita diingatkan untuk hidup berkecukupan, tidak serakah menimbun harta dan selalu peduli apakah sesama kita hari ini juga sudah bisa makan. Ini adalah panggilan untuk hidup berbagi dan adil terhadap sesama.

Keempat, pengampunan adalah jalan dua arah. Kita tidak berhak menuntut kedamaian, kebaikan, atau maaf dari orang lain (atau Tuhan) jika kita sendiri masih menyimpan dendam, kebencian, dan kepahitan di dalam hati. Mengampuni orang lain adalah syarat mutlak agar jiwa kita sendiri bisa bebas dan damai.

Kelima, manusia itu rapuh dan mudah tergoda oleh hal-hal buruk (seperti ego, keserakahan, atau amarah). Oleh karena itu, kita harus selalu mawas diri (waspada) terhadap kelemahan diri sendiri dan aktif menjauhkan diri dari situasi-situasi yang bisa menjerumuskan kita ke dalam tindakan jahat atau tidak bermoral.

Marilah berdoa
Ya Allah berkatilah kami agar kami mampu membangun hati yang bersih, hidup yang tidak serakah, dan kesiapan untuk selalu melepaskan pengampunan kepada orang yang bersalah kepada kami.

Salam kasih dan doa,
RD. Domincs Baldawins Masriat

Related posts

Sejenak Sabda

HARTAMU ADALAH TITIPAN TUHAN UNTUK BERBAGI

TERBEBAS KARENA KERELAAN MENGAMPUNI