Home Ā» Seminari SYV Saumlaki adalah jantung keuskupan kita

Seminari SYV Saumlaki adalah jantung keuskupan kita

by Leonardus Ansis
0 comments

Sungguh sebuah gerakan iman yang sangat menyentuh hati dan nyata.

Melalui tradisi luhur saling menopang ini, Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Olilit Barat tidak hanya menyumbang beras, tetapi sedang menenun masa depan Gereja dengan memastikan para calon imam dapat belajar dan bertumbuh dengan baik.

​Berikut adalah refleksi mendalam dari ungkapan hati serta nasehat pastoral terkait aksi mulia ini:

​1. Ungkapan Hati Para Ketua Rukun saat Menghantarkan Beras ke Seminari SYV

​(Suasana penuh kehangatan, keikhlasan, dan rasa bangga yang tulus dari perwakilan umat)

​”Pastor, Frater, dan anak-anak seminaris sekalian… Kami datang membawa persembahan yang tidak seberapa ini dari rukun kami. Beras 50 kg ini adalah wujud cinta dan keringat dari setiap keluarga di rukun. Saat mengumpulkannya, tidak ada paksaan, yang ada hanyalah kerinduan agar anak-anak kami di sini jangan sampai kekurangan makanan saat belajar. Kami bangga melihat kalian. Setiap bulir beras ini diiringi doa kami di rukun: kiranya dari meja makan seminari ini, lahir imam-imam yang kudus dan setia untuk Keuskupan Amboina. Tugas kami menjaga dapur kalian tetap mengepul, tugas kalian adalah belajar dan berdoa untuk kami.”

​2. Nasehat Pastoral Pastor Paroki HKY Olilit Barat

​(Pesan peneguhan, katekese singkat, dan ajakan gembala kepada seluruh umat paroki)

​”Saudara-saudari, umat Paroki Hati Kudus Yesus Olilit Barat yang terkasih dalam Kristus.
​Bulan Mei telah berlalu, dan kita melihat bagaimana 19 rukun di paroki kita bergerak bersama. Bagi kita, gerakan memberikan 50 kg beras per rukun ini bukan sekadar urusan logistik atau sekadar menggugurkan kewajiban jadwal dari Kevikepan KKT-MBD. Ini adalah tindakan liturgis yang nyata di luar gereja.

Seminari SYV Saumlaki adalah jantung keuskupan kita. Dari sanalah masa depan sakramen dan pelayanan sakral Gereja dipertaruhkan. Jika hari ini kita menutup mata terhadap kebutuhan Seminari, maka di masa depan kita sedang mempersiapkan kekosongan altar. Memperhatikan seminari berarti kita sedang merawat panggilan. Ingatlah, satu piring nasi yang kita berikan kepada seorang seminaris hari ini, adalah investasi iman agar kelak di masa depan, tangan yang sama akan memberkati kita, menerimakan komuni kepada kita, dan meneguhkan anak-cucu kita.

​Saya selaku Pastor Paroki menyampaikan terima kasih yang berlimpah kepada seluruh Ketua Rukun dan umat yang dengan sukacita telah membawa bantuan ini. Bagi rukun yang di awal Juni ini sedang bersiap menghantarkannya, berjalanlah dengan sukacita.

Tuhan tidak pernah berutang pada kebaikan kita; setiap keikhlasan Anda akan dibalas-Nya dengan berkat yang melimpah dalam keluarga.”

​3. Ungkapan Hati Dewan Pastoral Paroki (DPP) HKY Olilit Barat

​(Refleksi organisasi dan representasi rasa syukur seluruh awam paroki)

​”Kami dari jajaran DPP merasa sangat terharu dan bangga melihat dinamika umat di 19 rukun selama bulan Mei hingga awal Juni ini. Di tengah situasi ekonomi yang tentu memiliki tantangan masing-masing bagi setiap keluarga, semangat keterlibatan (communio) umat sama sekali tidak luntur.

​Program tahunan dari Kevikepan ini membuktikan bahwa ketika beban yang berat dibagi rata ke 19 rukun, semuanya menjadi ringan. Kami melihat sendiri bagaimana para Ketua Rukun menjadi motor penggerak yang luar biasa.

Terima kasih atas kerja kerasnya. Kepada staf pengajar, para Pastor, Frater, dan para siswa di Seminari SYV Saumlaki: terimalah persembahan kasih dari Olilit Barat. Kami tidak hanya mengirimkan beras, tetapi kami mengirimkan hati dan doa seluruh umat paroki bersama rukun-rukunnya. Semoga kerja sama yang indah ini terus terpelihara.”

Proficiat untuk Paroki HKY Olilit Barat atas gotong royong dan kesetiaannya dalam mendukung pembinaan para calon imam di Seminari SYV Saumlaki. Semoga semangat Duan Lolat yang dikuduskan oleh semangat Injili ini terus menyala di Bumi Tanimbar!

You may also like