Embun Pagi Renungan SUKACITA MEMBALUT DERITA BUNDA MARIA DEMI KESELAMATAN KITA Leonardus AnsisApril 7, 2024023 views EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISESenin, 08 April 2024Hari Raya Kabar SukacitaInjil : Luk. 1 : 26 – 38 ”Dunia bersukacita karena Allah memberi kita Sang Penyelamat yang dikandung dalam rahim Perawan Maria. Inilah kabar gembira Tuhan untuk saudara dan saya.” Memang kerinduan terbesar seorang wanita adalah bisa hamil dan melahirkan. Namun bila prosesnya dilalui dengan cara yang tidak lazim maka sesungguhnya akan mendatangkan sakit dan penderitaan. Ini pun yang dialami oleh seorang Maria ketika ia menanggapi kabar gembira:“Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.”( ayat 31 ) dari Malaikat kepadanya: “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?“ Pada akhirnya Maria menerima tawaran Allah ini atas dua alasan ini: Maria percaya bahwa Allah tak pernah akan meninggalkannya dalam setiap jalan salib yang akan dilaluinya; Demi keselamatan umat manusia maka Maria rela berkorban. Karena itu, ada beberapa hal yang perlu dipikirkan dan direnungkan yakni: 1) Yesus adalah berkat terbesar dan hadiah terindah Tuhan untuk manusia, karena Ia akan menyelamatkan kita dari dosa; 2) Ingatlah bahwa kita selamat karena pengorbanan Yesus di kayu salib dan Bunda-Nya Maria sewaktu mengandung, melahirkan, membesarkan serta mengikuti-Nya di jalan salib Putranya; 3) Berjuanglah untuk menjadi kabar baik bagi sesama, walaupun bayarannya adalah pengorbanan. Akhirnya ingatlah bahwa seorang pencinta sejati adalah dia yang rela berkorban untuk mereka yang dicintainya, dan Bunda Maria telah melakukannya ketika kita bersukacita karena mendapatkan seorang Penyelamat. Selamat berhari raya untuk para sahabat Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua. ( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum ) Related posts:YESUS MENJAGA DAN MELINDUNGIMU SELALUMonday April 27, 2026Embun PagiHati Yang Penuh Kasih Karunia TuhanWednesday May 27, 2026Refleksi PastoralMAKLUK SURGAWI YANG HIDUP DI DUNIAMonday May 18, 2026Embun Pagi