Embun Pagi TIDAK BERMUKA DUA Leonardus AnsisFebruary 9, 2026019 views Mrk. 7:1-13Selasa, 10 Februari 2026 Kesesuaian antara tata lahir dan tata batin menunjuk keselarasan antara tindakan lahiriah (tindakan yang tampak, sesuai hukum, dan aturan), dan disposisi batiniah (iman, niat, dan kehendak). Sebuah pertolongan sungguh-sungguh tulus, ketika tindakan itu didorong oleh disposisi batiniah yang jujur dan benar. Ketika tindakan itu berangkat dari niat untuk menolong dan kehendak yang baik, maka tindakan tersebut secara lahiriah selaras dengan disposisi batinia. Sebaliknya, sebuah tindakan baik hanya akan menjadi sebuah kepura-puraan atau kemunafikan ketika tidak berangkat dari disposisi batiniah yang baik.Yesus mengecam sebuah tindakan yang secara lahiriah sesuai dengan hukum atau adat istiadat, tetapi tidak berangkat dari disposisi batin yang benar. Yesus berkata kepada orang-orang Farisi dan para ahli Taurat, “bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku” (Mrk. 7:6). Yesus menegur orang Farisi dan ahli Taurat karena mereka cenderung memperhatikan tindakan lahiriah semata dan tidak memperhatikan disposisi batin. Sebuah perbuatan yang sungguh-sungguh baik adalah tindakan yang berangkat dari disposisi batin yang benar. Orang-orang Farisi dan para ahli Taurat cenderung membenarkan sesuatu yang tampak benar secara lahiria (yang penting tidak melanggar hukum), tetapi hati penuh kepalsuan.Kita dipanggil untuk tidak menjadi orang-orang yang bermuka dua. Kita jangan menjadi orang-orang yang penuh kepalsuan dalam hidup: “di depan lain, di belakang lain” atau “hanya manis di bibir saja, padahal tidak di dalam hati”. Ini sebuah kemunafikan. Sikap Yesus kepada orang Farisi dan ahli Taurat juga merupakan kritik kepada kita yang sering kali hanya mau “tampil baik”, tetapi hanya berpura-pura (hati penuh kebencian, dendam, dan iri). Selain itu, kita dipanggil juga untuk tidak menilai orang dari penampilannya saja. Do not judge book by its cover (jangan menilai buku hanya dengan melihat sampulnya). Kadang kala orang yang secara lahirian penampilannya kurang baik, tetapi hatinya sungguh sangat baik.