Pada hari Rabu, 22 April 2026, suasana hangat menyelimuti lingkungan Rukun Santo Fransiskus Xaverius. Mengakhiri Novena Santo Anselmus hari ke-9 dengan penuh syukur, Pastor Paroki bersama pengurus Rukun turun langsung menyapa umat di tengah rutinitas pagi mereka.
Berikut adalah butir-butir refleksi dan ungkapan bahagia dari keluarga-keluarga yang dikunjungi:
Refleksi dari Hati ke Hati
Keluarga Bpk. Andreas Londar
“Sebuah kejutan rohani di pagi hari. Kehadiran Pastor dan pengurus rukun di rumah kami membawa kedamaian. Kami merasa sangat diperhatikan sebagai bagian dari kawanan Kristus.”
Keluarga Bpk. Briksius Saikmat
“Kunjungan ini memperkuat iman kami. Meskipun singkat, doa yang dipanjatkan bersama di ruang tamu kami tadi terasa sangat sejuk, menjadi bekal kekuatan kami untuk bekerja hari ini.”
Keluarga Paulinus Londar
“Kami merasa bangga dan bahagia. Jarang sekali ada momen di mana Pastor bisa hadir langsung menyentuh kehidupan harian kami. Ini adalah wujud nyata dari Gereja yang berjalan bersama.”
Keluarga Bpk. Joseph Sunleti
“Rumah kami hari ini diberkati. Dialog santai tadi mengingatkan kami bahwa Tuhan hadir tidak hanya di altar gereja, tapi juga di meja makan dan dalam percakapan keluarga kami.”
Keluarga Ibu Felimina Londar/Fanumbi
“Sebagai orang tua, kehadiran Pastor memberikan penghiburan tersendiri. Kami merasa dikuatkan dalam doa dan disapa dengan kasih persaudaraan yang tulus.”
Keluarga Bpk. Davit Batseran
“Terima kasih atas kunjungannya. Ini memotivasi kami untuk semakin giat dalam kegiatan rukun dan menggereja. Gereja terasa sangat dekat dengan kami.”
Ungkapan Hati Ketua Rukun Santo Fransiskus Xaverius
”Kunjungan pagi ini (Pkl. 07.15-09.00 WIT) adalah bukti nyata soliditas pengurus dan kedekatan kita dengan Pastor Paroki. Saya sangat berterima kasih atas keterbukaan keluarga-keluarga yang telah menerima kami. Mari kita jaga semangat kekeluargaan ini agar Rukun kita terus bertumbuh dalam iman.”
Nasehat Pastoral: Pastor Paroki HKY Olilit Barat
Di penghujung kunjungan, Pastor Paroki memberikan pesan penutup yang mendalam bagi seluruh keluarga:
Gereja Domestik:
Jadikanlah rumah kalian sebagai ‘Gereja Kecil’ tempat doa dan kasih sayang pertama kali diajarkan dan dipraktikkan.
Keteladanan Santo Anselmus:
Sebagaimana hari ini kita menutup Novena Santo Anselmus, biarlah iman kita juga mencari pengertian (fides quaerens intellectum). Jangan takut bertanya dan belajar tentang iman di dalam keluarga.
Semangat Melayani:
Kepada Ketua Rukun dan Bendahara, teruslah berjalan bersama umat. Kunjungan seperti ini bukanlah sekadar formalitas, melainkan cara kita menghadirkan wajah Allah yang menyapa manusia.
Keluarga Kudus: Contohlah Keluarga Kudus Nasaret dalam kesederhanaan dan ketaatan. Semoga berkat Tuhan senantiasa melimpah atas kita sekalian.
Tuhan Memberkati Keluarga Kita Semua. (RD PONSIO08)