
(Senin, 08-06-2026)
Semoga kasih Allah memberkati kita selalu
Bacaan-Bacaan Liturgi
Hari Biasa, Pekan Biasa X
Bac I: 1 Raj 17:1-6
Bac Injil: Mat 5:1-12
Pesan Tuhan Hari Ini
Pertama, dunia sering mengajarkan bahwa bahagia berarti punya banyak harta, kuasa, dan tidak punya masalah. Yesus membalikkan logika ini dengan mengatakan bahwa orang yang miskin di hadapan Allah, yang berdukacita, dan yang dianiaya justru diberkati. Oleh karena itu, jangan menggantungkan kebahagiaanmu pada hal-hal materi atau situasi eksternal. Kebahagiaan sejati adalah ketenangan batin yang muncul karena kedekatan dengan Tuhan dan kepuasan karena telah melakukan hal yang benar.
Kedua, kita diajak untuk membuang kesombongan. Menjadi “miskin di hadapan Allah” berarti mengakui bahwa kita butuh Tuhan setiap hari. Menjadi “lemah lembut” berarti mampu mengendalikan kekuatan kita agar tidak melukai orang lain, tetapi justru membawa kedamaian.
Ketiga, kita dipanggil untuk memiliki empati, berani merasakan penderitaan sesama (berdukacita bersama mereka). Selain itu, kita diajak untuk menjaga ketulusan (integrity). Apa yang ada di hati harus sama dengan apa yang keluar di mulut dan tindakan, tanpa kepura-puraan.
Keempat, seorang pengikut Kristus yang telah menerima Tubuh dan Darah-Nya harus menjadi “pembawa damai”, bukan pembuat konflik. Kita harus aktif mencari keadilan (haus akan kebenaran) dan selalu siap mengampuni (murah hati) karena kita sendiri telah menerima pengampunan yang besar dari Tuhan.
Kelima, melakukan hal yang benar tidak selalu mendapat tepuk tangan; terkadang justru mendatangkan kritik atau kebencian. Oleh karena itu, kita harus berusaha agar memiliki integritas yang kokoh. Tetaplah berbuat baik dan benar meskipun itu sulit atau membuat kita tidak populer, karena nilai moral kita tidak ditentukan oleh pendapat orang lain, melainkan oleh Tuhan.
Marilah berdoa
Ya Allah berkatilah kami agar kami lebih rendah hati, lebih peduli pada keadilan, lebih berani membela kebenaran, dan selalu membawa damai bagi lingkungan sekitar.
Salam kasih dan doa,
RD. Domincs Baldawins Masriat