SIRAMAN ROHANI
Rabu, 29 Juli 2026
Pw. Marta, Maria dan Lazarus
Lukas . 10 : 38 – 42

Motto tahbisan Uskup Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC ialah Nil Nisi Christum yang artinya “Tidak Ada Apapun Selain Kristusā. Motto ini menegaskankeseluruhan hidupnya secara penuh kepada Yesus Kristussebagai pusat pelayanan dan kehidupan seorang gembala.Yesus Kritsus adalah satu-satunya kekuatan dan tujuanutama dalam seluruh hidup untuk menemukankebahagiaan sejati.
Sebagaimana Injil hari ini, Maria telah memllih yang terbaik dalam hidupnya dan menemukan kebahagiaansejati yaitu, duduk bersama Yesus sambil mendengarkan-Nya. Sedangkan Marta, terlalu sibuk dengan pelayananduniawi. Yesus berkata kepada Marta, āMarta, Marta, engkau khawatir dan menyusahkan diri dengan banyakperkara, padahal hanya satu saja yang perlu, Maria telahmemilih yang terbaik, yang tidak akan diambil daripadanyaā. Maria dan Marta mewakili sikap manusiasecara umum di dunia. Ada yang mendengarkan dan menyembah Tuhan sedangkan ada juga yang memilihbekerja dan melayani secara fisik sepanjang hari.
Saudara-saudari terkasih, dalam hidup ini terkadang kitaterlalu sibuk dengan pekerjaan sehingga tidak menyadariakan kehadiran Tuhan dalam kehidupan kita. Kesibukkanpekerjaan membuat kita ākekeringan rohaniā, di mana hatikita terasa hampa karena tidak lagi merasakankehangatan hadirat Tuhan. Kita juga kehilangan sukacitadalam hidup sehingga melihat dan menjalankan tugaspelayanan sebagai beban berat. Melalui Injil hari ini, Yesus berpesan kepada kita untuk selalu mengutamakanhubungan pribadi dengan-Nya daripada terlalu sibukdalam pelayanan. Relasi yang akrab dengan Tuhan adalahakar utama sebelum kita melayani. Tuhan harus menjadiawal dan akhir hidup kita. Mengapa? Karena Dia adalah sumber kekuatan dan tujuan hidup kita di dunia. Maka, kita perlu menyediakan waktu khusus setiap hari untukdiam dan mendengar suara-Nya melalui doa dan firman-Nya. Kita juga dapat memeriksa motivasi dari pekerjaanyang dilakukan setiap hari, apakah pekerjaan yang kitalakukan sungguh berasal dari kasih atau hanya sekadarkewajiban dan status?. Ingatlah, “Pekerjaan yang kitapunya adalah titipan, sedangkan Tuhan adalah pemiliksegalanya; jangan kita mencintai titipan melebihiPemiliknya.” Jadi, marilah kita membangun hubunganintim dengan Tuhan agar memperoleh kedamaian di hatidan kebahagiaan sejati. Tuhan Memberkati ( Rev. Fr. Enzoā R)