Leonardus Ansis

Belas Kasih Mengalahkan Aturan

SIRAMAN   ROHANI Jumat,  17  Juli  2026 Matius. 12  : 1  –  8 Ketika aturan ditempatkan lebih tinggi daripadakesejahteraan manusia maka empati atau belas kasihmanusia akan hilang dalam dirinya dan seseorang akanbersifat individualistik (hanya mementingkankepentingan pribadi). Maka, aturan  yang diterapkanharus melihat konteks dan situasi khusus seseorangsupya mencapai kedamaian dan kebahagiaan dalamhidupnya. Bacaan Injil hari inimenceritakan tentang para murid memetik bulir gandum dan memakannya pada hari Sabat.Larangan utama dalam aturanhari Sabat yaitu tidak bolehmelakukan pekerjaan.  Maka, orang Farisi berkata kepada Yesus, “Lihatlah, murid-murid-Mu berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkanpada hari Sabat. Perkaatan ini menunjukkan sikaporang Farisi yang sangat menjunjung tinggi aturanYahudi. Yesus menjawab mereka, “Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan”. UcapanYesus mengandung teguran kepada orang Farisi yang lebih mementingkan aturan Yahudi daripada belas kasihkepada sesama. Bagi Yesus, aturan harus didasarkanatas belas kasih yang menjadi bagian penting dari nilaikemanusiaan yang murni. Belas kasih menimbulkankeadilan dan kesejahteraan bagi sesama. Sesungguhnya, tujuan ketataan orang Farisi terhadap aturan untukmelihat kesalahan orang lain dibandingkan penderitaanmereka. Sikap kehidupan inilah yang dikecam Yesus.   Saudara-saudari terkasih, kita dipanggil untuk melayanidengan kasih dan menaruh empati kepada orang yanglapar, miskin dan menderita. Oleh karena itu, Yesusmengingatkan kita untuk menaruh belas kasih kepadasesama daripada taat pada aturan yang kaku. Allah kitaadalah kasih, maka kita belajar untuk menaruh belaskasih kepada semua orang daripada sekadar ketaatanritual keagamaan (persembahan). Tuhan Memberkati ( Rev. Fr. Laurens ’ R)    

Read more

HATI YANG BERBELAS KASIH

EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISEJumat, 17 Juli 2026Injil: Mat. 12 : 1 – 8 Kabar baik dari Tuhan bagimu pagi ini:“Ingatlah bahwa engkau memiliki hati yang berbelas kasih…

Read more

Serahkan   Beban   Hidupmu   Kepada   Tuhan

SIRAMAN    ROHANI Kamis, 16  Juli  2026 Matius. 11  :  28  –  30 Penderitaan atau masalah yang berat membuat seseorang putus harapan dan tidak mampu bertahan. Dalam Psikologi, kondisi ini dipelajari dalam  konsep learned helplessness (ketidakberdayaan yang dipelajari). Seseorang yang menghadapi masalah berat secara terus menerus merasa…

Read more

Jadilah  ‘Orang   Kecil

SIRAMAN    ROHANI Rabu, 15   Juli  2026 PW.  St.  Bonaventura,   Uskup  dan  Pujangga   Gereja Matius. 11  :  25  –  27 Kesombongan dapat membutakan mata manusia dan membuat mereka jauh dari hikmat Tuhan. Manusia hanyabergantung pada kekuatannya dan kekayaan duniawisehingga menjauhkan diri dari Sang Pencipta.  Bacaan Injil hari ini, Yesusmenaruh perhatian kepada orangmiskin dan rendah hati bukan orang yang sombong. Dia berkata, “ Akubersyukur kepada-Mu, ya Bapa, Tuhan langit dan bumi! Sebab semuanya ituKausembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Kaunyatakan kepada orang kecil”. Bagi Yesus, ‘orang kecil’ menunjuk pada orang miskin dan rendah hatiyang mudah membuka hati dan menyadari akanketergantungan penuh pada Tuhan. Mereka adalah orang-orang yang mau diajar dan dibimbing karena menyadariketidakmampuan mereka serta bersandar pada kasihTuhan. Sebaliknya, orang pintar seringkali mengandlkanlogikanya dan merasa diri bijak daripada orang lain seperti sikap para Ahli Taurat dan orang-oang Farisi. Saudara-saudari terkasih, pada hari ini kitamemperingati Santo Bonaventura, Uskup dan PujanggaGereja. Ia selalu bergantung kepada Yesus, terutama salibYesus yang merupakan pusat spiritualitas dan karyateologinya. Ia juga memiliki ketergantungan mendalamdengan Yesus melalui devosi yang besar terhadap sakramenMahakudus. Karena itu, Santo Bonaventura tidak pernahmengandalkan kepandaian teologi yang dimilikinyamelainkan doa dan permenungan mendalam akan cintakasih Kristus Dengan demikian, melalui bacaan Injil dan peringatanSanto Bonaventura hari ini, kita diajak untuk selalubergantung kepada Yesus dalam seluruh aspek kehidupan. Bergantung pada Yesus bukan tanda kelemahan kita, melainkan bukti iman bahwa Dia adalah sumber kekuatankita tanpa batas. Kita belajar menajdi ‘orang kecil’…

Read more

Panggilan  Untuk  Bertobat

SIRAMAN   ROHANI Selasa,   14   Juli  2026 Matius. 11 :   20  –  24 Mengagumi kuasa Tuhan tanpa mau bertobat merupakan situasi rohani yang berbahaya. Misalnya, seseorang mungkin takjub melihat mukjizat Tuhan tetapi hatinya tetap keras karena tidak ingin melepaskan cara hidup lama yang berdosa maka…

Read more