EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISESenin, 07 September 2026Injil: Luk. 6 : 6 – 11 āKalau tidak rela dan mampu berbuat baik maka janganlah mencurigai, iri hati dan bahkan …
@2022 – All Right Reserved. Leonard Ansis
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISESenin, 07 September 2026Injil: Luk. 6 : 6 – 11 āKalau tidak rela dan mampu berbuat baik maka janganlah mencurigai, iri hati dan bahkan …
INSPIRASI FIRMAN TUHANMinggu, 06 September 2026MINGGU BIASA XXIIIHari Minggu Kitab Suci NasionalBacaan I: Yeh. 33 : 7 – 9Bacaan II: Rom. 13 : 8 – 10Injil: Mat. 18 : 15 …
SIRAMAN ROHANI Sabtu, 5 September 2026 Lukas. 6. 1 – 5 Bacaan Injil hari ini menceritakan tentang para murid Yesusmemetik dan memakan gandum pada hari Sabat. Hal inimenimbulkan kritikan dari orang Farisi karena tindakanmereka sudah melanggar hukum Sabat tentang melakukanpekerjaan pada hari tersebut. Beberapa orang Farisi berkata, āMengapa kalian melakukan sesuatu yang tidakdiperbolehkan pada hari Sabat?ā Pertanyaan ini munculkarena orang Farisi adalah kelompok religious yang taatpada hukum Taurat terutama aturan mengenai hukum hariSabat. Salah satu bunyi hukum Sabat yaitu larangan segalabentuk pekerjaan pada hari Sabat untuk menghormati hariyang dikhususkan bagi Tuhan. Mengenai pertanyaan orang-orang Farisi, Yesus pun menjawab mereka, āAnak Manusia adalah Tuhan atas hariSabatā. Perkataan Yesus ini ingin membela para murid-Nya. Namun, lebih dari pada itu perkataan-Nya mengandung arti yang mendalam untuk mengingatkan semua orang bahwaaturan atau hukum diciptakan demi kebaikan manusia, bukan menyiksa atau membelenggu mereka terutama dalamhal kasih kepada sesama dan kebutuhan dasar mereka. Yesus menunjukkan otoritas tertinggi yang menciptakanhukum Sabat. Jadi, Dia berhak menentukan bagaimana hariSabat dimaknai dan digunakan sebaik mungkin. Bagi Yesus, Sabat sejati memberikan pemulihan dan kelegaan kepadasemua orang, di mana Kristus tetap menjadi pusat dalamkehidupan manusia. Saudara-saudari terkasih, makna terdalam hari Sabat bukanhanya dilihat sebagai aturan atau istirahat dalam bekerjatetapi menjadi peluang bagi kita untuk terus berbuat kasih. Kasih adalah dasar hari Sabat. Sabat menjadi haripemulihan, memenuhi kelangsungan kebutuhan dasar, merawat orang sakit, menolong sesama atau berbagi denganorang yang berkekurangan. Oleh karena itu, Yesus dalamInjil hari ini mengingatkan kita bahwa Sabat bukan sekadarberhenti bekerja melainkan waktu terbaik untukmenghadirkan kebaikan kepada semua orang. Tuhan Memberkati ( Rev. Fr. Laurensā R)
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISESabtu, 05 September 2026Sta. Teresa dari KalkutaHari Sabtu ImamInjil: Luk. 6 : 1 – 5 āManusia yang bersalah pantas dihukum demi keteraturan dan keadilan, …
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA TERNATEJumat, 04 September 2026Injil: Luk. 5 : 33 – 39 āBanyak orang lupa bahwa pada waktu jari telunjuk mengarah kepada orang lain, tiga jari yang …
SIRAMAN ROHANI Kamis, 3 Septmber 2026 Pw. St. Gregorius Agung, Paus dan Pujangga Gereja Lukas. 5 : 1 – 11 Bacaan Injil hari ini menceritakan tentang kisah Petrus yang gagal menangkap ikan sepanjang malam. Petrus merasa putus asa dan kelelahan karena jalanya tidakberhasil mendapatkan ikan. Namun, Yesus datangkepadanya dan berkata ā Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkan jalamu untuk menangkap ikanā. Bagi seorang nelayan yang berpengalaman tentu hal itu terasasia-sia untuk dilakukannya. Namun, perkataan Yesus itumerupakan ajakan untuk taat kepada-Nya. Akhirnya, Petrus melakukan perintah-Nya untuk menebarkankembali jalanya ke danau. Ketaatan Petrus tersebutmenghaslkan tangkapan ikan yang banyak sampai jalahampir rusak. Peristiwa ini tentu terjadi melampaui batas pikiran manusia. Yesus ingin menunjukkan bahwa Iasanggup mengubah kesia-sian hidup manusia menjadiberkat yang melmpah. Kita dapat belajar dari ketaatan Santo Gregorius Agung, Paus dan Pujangga Gereja. Ketaatan Paus Gregorius Agung terlihat dari pilihan hidupnya yang merendahkandiri sebagai “Hamba dari Para Hamba Allah” sertakepatuhannya yang mutlak pada kehendak Tuhan dan tugas Gereja. Dia juga mendedikasikan seluruh hidupnyauntuk melayani umat, merawat orang miskin, dan menyebarkan ajaran iman tanpa mencari kehormatan dirisendiri. Saudara-saudari terkasih, Yesus mengingatkan kita dalamInjil hari ini untuk tidak mudah putus asa saat usaha ataupekerjaan kita gagal. Tetap berjuang dan libatkan Yesusdalam seluruh hidup kita. Ketaatan pada perintah-Nya mendatangkan mukjizat yang di luar logika kita dapatmengubah hidup kita dari kesia-sian menjadi sebuah berkat yang melimpah. Keadaan inilah yang dialami oleh …
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA STASI TEDENG, HALMAHERA BARATKamis, 03 September 2026PW St. Gregorius AgungInjil: Luk. 5 : 1 – 11 āJangan pernah ragu, khawatir atau takut ketika Tuhan memintamu …
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA STASI TEDENG, HALMAHERA BARATKamis, 03 September 2026PW St. Gregorius AgungInjil: Luk. 5 : 1 – 11 āJangan pernah ragu, khawatir atau takut ketika Tuhan memintamu …
SIRAMAN ROHANI Selasa, 2 September 2026 Lukas. 4 : 38 – 44 Bacaan Injil hari ini menunjukkan kepedulian Yesus kepada semua orang termasuk ibu mertua Petrus yang sedang sakit. Yesus tidak hanya diam. Ia memegang …
PEMBUKAAN NOVENA SANTO RAFAEL Malaekat Agung dan Malaikat Suci āSelamat pagi kepada seluruh umat yang hadir dalam pembukaan Novena Santo Rafael Malaikat Agung dan Malaikat Suci hari ini. āPagi yang …
Keuskupan Amboina adalah adalah salah satu keuskupan yang terletak di Indonesia, serta merupakan keuskupan sufragan dari provinsi gerejawi yang juga berada dalam kesatuan dengan Keuskupan Agung Makassar dan Keuskupan Manado. Wilayah keuskupan ini mencakup seluruh wilayah geografis Kepulauan Maluku seluas 77.990 km².
@2022 – All Right Reserved. Leonard Ansis