EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA TOBELO, MALUKU UTARASenin, 06 Juli 2026Injil: Mat. 9 : 18 – 26 Kabar baik dari Tuhan bagimu pagi ini: āTuhan membuktikan bahwa Ia tidak hanya …
@2022 – All Right Reserved. Leonard Ansis
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA TOBELO, MALUKU UTARASenin, 06 Juli 2026Injil: Mat. 9 : 18 – 26 Kabar baik dari Tuhan bagimu pagi ini: āTuhan membuktikan bahwa Ia tidak hanya …
PENDAHULUAN SESI I DAN II SESI III SESI IV SESI V VIDEO
INSPIRASI FIRMAN TUHANMinggu, 05 Juli 2026HARI MINGGU BIASA XIVBacaan I:Za. 9 : 9 – 10Bacaan II: Rom. 8 : 9. 11 – 13Injil: Mat. 11 : 25 – 30 Kabar …
SIRAMAN ROHANI Sabtu, 4 Juli 2026 Matius. 9 : 14 – 17 Banyak orang biasanya menilai sesuatu berdasarkan penampillanluarnya saja sebelum mengetahui kuallitas atau kebenaran yang sesungguhnya. Hal ini mendorongnya untuk suka mengkritikorang lain tanpa melihat diri sendiri. Sama halnya dalam konteksagama, orang lebih mementingkan cara dan aturan beragamadaripada kesucian hatinya yang berkenan kepada Allah. Bacaan Injil hari ini menceritakan tentangpara murid Yohanes mengkritik murid-murid Yesus karena tidak berpuasa. Merekabertanya kepada Yesus, āKami dan orang Farisi berpuasa, tetapi mengapa murid-murid-Mu tidak? Maka, Yesus menjawab,āDapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itubersama mereka?ā Pertanyaan ini menjadi jawaban Yesus kepadamereka mengapa para murid-Nya tidak berpuasa. Yesusmengibaratkan diri-Nya sebagai mempelai pria dan para pengikut-Nya sebagai para sahabat-Nya. Kehadiran Yesus di tengah para murid-Nya membawa sukacita sehingga untuk berdukacita dan berpuasa tidak sesuai dengan tempat dan situasinya. Bagi mereka, puasa sebagai tanda kesalehan yang wajib dan rutin dilakukanuntuk menunjukkan pertobatan atau ketaatan. Namun hal iniberbeda dengan pandangan Yesus. Menurut-Nya, puasa yang benar dilakukan dengan tulus bukan dipamerkan kepada orang lain. Maka, puasa yang dilakukan orang-orang Farisi menunjukkan kemunafikan artinya memperhatikan penampilanluar saja tetapi hati mereka jauh dari Allah. Saudara-saudari terkasih, puasa dan ibadat mengajarkan kita untukmenerima semangat baru sehingga membutuhkan hati, pikiran dan pemahaman yang baru (kantong yang baru). Bukan denganpemahaman lama (kantong lama) yang terlalu fokusmemperhatikan penampilan orang lain dibandingkan diri sendiri. Maka, Yesus mengajak kita untuk āmenyimpan anggur barudalam kantong yang baruā artinya kebenaran dan cara hidup kitayang baru harus disesuaikan dengan pola pikir dan hati yang baruyaitu semangat kasih Allah. Ingatlah, āTuhan tidak melihatpenampilan fisikmu melainkan hatimu ā(1 Samuel 16:7). Marilahkita berfokus membangun hubungan kasih yang intim denganAllah tanpa mengkritik orang lain. Tuhan Memberkati ( Rev. Fr.Laurens ā R)
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA TERNATE, MALUKU UTARASabtu, 04 Juli 2026Injil: Mat. 9 : 14 – 17 Kabar baik dari Tuhan bagimu pagi ini: āSetiap orang tercipta dengan misi dan …
SIRAMAN ROHANI Jumat, 3 Juli 2026 Pesta Santo Tomas, Rasul Matius. 8 : 28 – 34 Pada umumnya, setiap orang membutuhkan bukti konkret, data atau fakta sah untuk mengambil keputusan ataumeyakini suatu kebenaran. Artinya, āmelihat bukti barupercayaā. Namun, arti iman sejati sebaliknya yaituāpercaya dulu, baru bisa melihat buktinyaā. Mengapa? Karena iman sejati menuntut sikap batin untukmenyerahkan diri kepada Allah. Bacaan Injil hari ini menampilkan sikapTomas yang mewakili pemikiran banyakorang. Ia tidak percaya akan kesaksianpara murid yang lain tentangkebangkitan Yesus. Ia menuntut buktifisik kebangkitan Yesus supaya iapercaya. Maka, ketika Yesus menampakkan diri kembalikepada para murid-Nya, Ia berkata kepada Tomas, …
EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA TERNATE, MALUKU UTARAJumat, 03 Juli 2026Pesta St. Thomas, RasulInjil: Yoh. 20 : 24 – 29 Kabar baik dari Tuhan bagimu pagi ini: āBila saat ini …
Selasa, 30 Juni 2026Injil Matius 8:23-27 Ada 3 pokok permenungan yang bisa saya bagikan kepada kita melalui bacaan Injil hari ini. @RD.Joma_M
RENUNGAN PAGI Kamis, 2 Juli 2026 (Matius 9:1-8)āāāā-***āāā- Selamat pagi, sahabat-sahabat peziarah harapan. Barangkali kelumpuhan terbesar zaman ini bukanlah kelumpuhan kaki, melainkan kelumpuhan hati. Kita hidup di tengah dunia yang …
SIRAMAN ROHANI Kamis, 2 Juli 2026 Matius. 9 : 1 -8 Penyembuhan Yesus bersifat holistik artinya menjangkauberbagai aspek kehidupan manusia. Yesus bukan hanyamenyembuhkan fisik (jasmani) tetapi juga memulihkan hidupkerohanian yaitu mengampuni dosa. Bacaan Injil hari ini menceritakantentang kuasa Yesus yang tak terbatasdalam menyembuhkan seoranglumpuh. Mukjizat dalam peristiwa inimenunjukkan bahwa Yesus berkuasabukan untuk menyembuhkan secarafisik saja tetapi juga memulihkansecara kerohanian yaitu mengampunidosa orang lumpuh tersebut. Yesus berkata kepada orang lumpuh itu, “Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudahdiampuniā. Yesus menunjukkan otoritas-Nya sebagai Putera Allah yang berkuasa untuk mengampuni dosa. Bagi Yesus, keselamatan jiwa dan pemulihan rohani lebih pentingdaripada penyembuhan fisik. Oleh karena itu, Yesus pertamakali bertindak untuk mengampuni dosa orang lumpuh itu. Pengampunan ini terjadi karena Yesus melihat orang banyak yang menaruh kepercayaan kepada Yesus bahwa ia pastidisembuhkan. Yesus membuktikan kuasa-Nya dengan berkatakepada orang lumpuh itu, āBangunlah, angkatlah tempattidurmu dan pulanglah ke rumahmu!”. Perintah Yesusmengandung makna penuh, yaitu menyuruh orang lumpuh itubangun untuk membuktikan bahwa ia sudah sembuh, mengangkat tempat tidurnya berarti ia tidak memilikiketergantungan dengan orang lain serta ia pulang untukbesaksi tentang kuasa Tuhan. Saudara-saudari terkasih, Yesus menunjukkan kepada kitaakan otoritas Allah yang bekerja dalam diri-Nya. Yesus tidakhanya memulihkan tubuh yang lelah, tetapi juga memberikankebangkitan bagi rohani yang rapuh. Melalui Injil hari ini, Yesus mengingatkan kita bahwa penyembuhan-Nya bukanhanya memulihkan tubuh dari penyakit yang diderita tetapijuga menyucikan jiwa kita dari dosa. Dia memiliki kuasa yang tidak terbatas. Dia dapat mengangkat penderitaan kita, menyembuhkan luka batin kita dan memberikan kebahagiaandan keselamatan jika kita percaya kepada-Nya. Yesusmemandang kita bukan hanya sebatas tubuh yang harusdisembuhkan tetapi jiwa yang berharga untuk diselamatkandan dipulihkan supaya membangun hubungan baik denganAllah. Marilah kita dengan penuh kepercayaan menyerahkanseluruh hidup kita ke dalam kuasa-Nya. Tuhan Memberkati ( Rev. Fr. Laurensā R )
Keuskupan Amboina adalah adalah salah satu keuskupan yang terletak di Indonesia, serta merupakan keuskupan sufragan dari provinsi gerejawi yang juga berada dalam kesatuan dengan Keuskupan Agung Makassar dan Keuskupan Manado. Wilayah keuskupan ini mencakup seluruh wilayah geografis Kepulauan Maluku seluas 77.990 km².
@2022 – All Right Reserved. Leonard Ansis