Home Ā» PERANG ANTARA KEJUJURAN DAN KEBOHONGAN DI HARI KEMERDEKAAN

PERANG ANTARA KEJUJURAN DAN KEBOHONGAN DI HARI KEMERDEKAAN

by Leonardus Ansis
0 comments

EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE
Senin, 17 Agustus 2026
HARI RAYA KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA
Injil: Mat. 22 : 15 – 21

ā€Walaupun gelombang dan badai kejahatan, kebohongan dan ketidakadilan boleh mendera menghantam tubuhmu, namun jangan biarkan jiwa dan pikiranmu terpenjara karenanya. Jadilah manusia merdeka yang berjuang untuk mengisi kemerdekaan dengan hati yang riang gembira.ā€

Dalam Injil hari ini kita mendapatkan kisah pertempuran antara kebaikan dengan kejahatan, antara orang jujur dan pendusta, dan antara keberanian dan tindakan mengorbankan orang lain demi menggapai ambisi pribadi. Dikisahkan sebagai berikut:“Kemudian pergilah orang-orang Farisi; mereka berunding bagaimana mereka dapat menjerat Yesus dengan suatu pertanyaan. Mereka menyuruh murid-murid mereka bersama-sama orang-orang Herodian bertanya kepada-Nya: “Guru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur dan dengan jujur mengajar jalan Allah dan Engkau tidak takut kepada siapapun juga, sebab Engkau tidak mencari muka.” ( ayat 15 – 16 )

Pesan yang harus kita renungkan dan laksanakan dalam hidup, yakni:

  • Jangan biarkan masalah di negeri ini terutama kelakuan orang-orang jahat memenjarakan jiwa dan pikiranmu di alam kemerdekaan saat;
  • ⁠Bangkit dan berjuanglah untuk mengisi kemerdekaan ini dengan caramu tanpa merugikan, membohongi dan mengorbankan orang lain;
  • ⁠Ingatlah bahwa masa depan yang lebih baik bukan sebuah pemberian melainkan perjuangan pribadi yang tak henti;
  • ⁠Syukurilah segala sesuatu yang Anda alami saat ini dan berjuanglah untuk memperbaiki apa yang rusak serta tingkatkanlah apa yang masih kurang.

Tetap gaungkan MERDEKA walaupun keadaan di sekitar kita saat ini tidak baik-baik saja, agar spirit kemerdekaan tetap menyemangatimu dalam perjuangan menggapai masa depan yang lebih cerah.

Selamat beraktivitas untuk para sahabat.

Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua. ( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong – Duc in Altum )

You may also like