Renungan

Syarat  Menjadi  Keluarga   Allah

SIRAMAN    ROHANI Selasa, 21  Juli  2026 Matius. 12 :  46  –  50 Bacaan Injil hari ini menunjukkan bahwa hubungan dengan Yesus bukan hanya sebatas ikatan darah (biologis) melainkan ikatan rohani yang didasarkan pada ketaatan dalammelakukan kehendak Bapa. Yesus bersabda, “Sebab…

Read more

Jangan Menjadi   Angkatan  Jahat

Senin, 20  Juli 2026 Matius. 12 :  38  –  42 Bacaan Injil hari ini, Yesus mengecam orang Farisi dan para ahli Taurat yang meminta tanda dari-Nya. Mereka berkata, “Guru, kami ingin melihat suatu tanda dari pada-Mu”. Mereka memerlukan bukti yang luar…

Read more

TETAPLAH SETIA

EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISESenin, 20 Juli 2026Injil: Mat. 12 : 38 – 42 Kabar baik dari Tuhan bagimu pagi ini:“Kesetiaan adalah karakter bawaan yang Tuhan anugrahkan kepada…

Read more

Dia Tidak Pernah   Meninggalkan Kita

SIRAMAN    ROHANI  Sabtu,  18 Juli 2026 Matius. 12 :  14 –  21 Bacaan Injil hari ini menunjukkan sikap kelembutan dan kasih sayang Tuhan kepada semua orang. Walaupun dunia ini kejam dan keras, namun Tuhan tidak pernah membuang atau menghancurkan…

Read more

Belas Kasih Mengalahkan Aturan

SIRAMAN   ROHANI Jumat,  17  Juli  2026 Matius. 12  : 1  –  8 Ketika aturan ditempatkan lebih tinggi daripadakesejahteraan manusia maka empati atau belas kasihmanusia akan hilang dalam dirinya dan seseorang akanbersifat individualistik (hanya mementingkankepentingan pribadi). Maka, aturan  yang diterapkanharus melihat konteks dan situasi khusus seseorangsupya mencapai kedamaian dan kebahagiaan dalamhidupnya. Bacaan Injil hari inimenceritakan tentang para murid memetik bulir gandum dan memakannya pada hari Sabat.Larangan utama dalam aturanhari Sabat yaitu tidak bolehmelakukan pekerjaan.  Maka, orang Farisi berkata kepada Yesus, “Lihatlah, murid-murid-Mu berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkanpada hari Sabat. Perkaatan ini menunjukkan sikaporang Farisi yang sangat menjunjung tinggi aturanYahudi. Yesus menjawab mereka, “Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan”. UcapanYesus mengandung teguran kepada orang Farisi yang lebih mementingkan aturan Yahudi daripada belas kasihkepada sesama. Bagi Yesus, aturan harus didasarkanatas belas kasih yang menjadi bagian penting dari nilaikemanusiaan yang murni. Belas kasih menimbulkankeadilan dan kesejahteraan bagi sesama. Sesungguhnya, tujuan ketataan orang Farisi terhadap aturan untukmelihat kesalahan orang lain dibandingkan penderitaanmereka. Sikap kehidupan inilah yang dikecam Yesus.   Saudara-saudari terkasih, kita dipanggil untuk melayanidengan kasih dan menaruh empati kepada orang yanglapar, miskin dan menderita. Oleh karena itu, Yesusmengingatkan kita untuk menaruh belas kasih kepadasesama daripada taat pada aturan yang kaku. Allah kitaadalah kasih, maka kita belajar untuk menaruh belaskasih kepada semua orang daripada sekadar ketaatanritual keagamaan (persembahan). Tuhan Memberkati ( Rev. Fr. Laurens ’ R)    

Read more

HATI YANG BERBELAS KASIH

EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISEJumat, 17 Juli 2026Injil: Mat. 12 : 1 – 8 Kabar baik dari Tuhan bagimu pagi ini:“Ingatlah bahwa engkau memiliki hati yang berbelas kasih…

Read more

Serahkan   Beban   Hidupmu   Kepada   Tuhan

SIRAMAN    ROHANI Kamis, 16  Juli  2026 Matius. 11  :  28  –  30 Penderitaan atau masalah yang berat membuat seseorang putus harapan dan tidak mampu bertahan. Dalam Psikologi, kondisi ini dipelajari dalam  konsep learned helplessness (ketidakberdayaan yang dipelajari). Seseorang yang menghadapi masalah berat secara terus menerus merasa…

Read more