Renungan Siraman Rohani Kebaikan Kepada Sesama Adalah Hukum Tertinggi Leonardus AnsisSeptember 7, 2026018 views SIRAMAN ROHANI Senin, 7 September 2026 Lukas. 6 : 6 – 11 Ada sebuah prinsip moral klasik yang dikenal dalam dunia hukum dan filsafat yaitu Salus Populi Suprema Lex Estoartinya kebaikan rakyat atau sesama adalah hukum tertinggi. Hal ini menunjukkan kepada kita bahwa aturan secaraidealnya bertujuan menertibkan untuk melindungi manusia, bukan untuk membatasi ruang gerak manusia untuk berbuatbaik kepada sesama. Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus menyembuhkan orang pada hari Sabat. Aturan Sabat dalam hukum Taurat adalah laranganuntuk berhenti total dari segala pekerjaan. Perisitiwa inimembuat ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi menyalahkan Yesus karena melakukan pekerjaan pada hariyang dikuduskan bagi Tuhan. Mereka adalah kelompokreligius yang sangat setia dan taat pada aturan Taurat. Merekaterlau mencintai aturan sehingga melupakan kasih dan kepedulian kepada sesama. Yesus tahu pikiran mereka maumenjebak-Nya. Namu, Yesus tetap menyembuhkan orang yang mati tangan kanannya. Dia berkata, “Bangunlah dan berdirilah di tengah”. Lalu, Yesus sekali lagi berkata, “Ulurkanlah tanganmu”!. Maka, orang itu mengulurkantangan dan ia pun sembuh. Melalui peritsiwa kesembuhan ini, Yesus ingin menunjukkan kepada para ahli Taurat dan orang-orang Farisi bahwa melakukan kebaikan dan menolong orang yang sakit atau menderita jauh lebih utama daripada sekadartaat pada aturan lahiriah. Saudara-saudari terkasih, aturan dibuat untuk melayanikebaikan bersama, bukan untuk mencelakakan atau menyiksasesama. Tindakan Yesus dalam Injil hari ini mengajarkan kitabahwa kebaikan kepada sesama tidak boleh dihentikan oleh aturan Taurat atau hari Sabat. Kebaikan kepada sesamaadalah tanggungjawab moral yang harus kita lakukan. Kita ingat akan perintah ini “Kasihilah sesamamu manusia sepertidirimu sendiri’ adalah hukum terutama dan terpenting dalamaturan Taurat. Cinta kasih kepada sesama menjadi inti hukumTuhan. Oleh karena itu, walaupun ada orang di sekitar kitatidak suka dan mengkritik kita karena aturan maka kita harustetap memilih jalan kebenaran dan kasih. Tuhan Memberkati ( Rev. Fr. Laurens’ R)