Renungan Siraman Rohani Pemimpin Sejati Adalah Pelayan Bagi Sesama Leonardus AnsisSeptember 27, 2026019 views SIRAMAN ROHANI Senin, 28 September 2026 Lukas. 9 : 46 – 50 Manusia umumnya berada dalam keadaan persaingan dan konflik demi kekuasaan karena didorong oleh ego dan ingin rasa aman. Orang yang memiliki kuasa atau jabatanseringkali menjadi ukuran kesuksesan di dalamMasyarakat. Bahkan dengan kuasanya, ia memilikikemampuan untuk mengatur hidup sendiri dan orang lain. Dalam bacaan Injil hari ini juga menunjukan persaingandan pertengkaran di antara Para murid sempat bertengkartentang siapa yang terbesar di antara mereka. Merekamasih memikirkan tentang status, jabatan, kedudukan ataukekuasaan duniawi. Akhirnya, Yesus berkata kepadamereka, “Barang Siapa menerima anak ini demi nama-Ku, ia menerima Aku. Dan barangsiapa menerima Aku, menerima Dia yang mengutus Aku. Sebab yang terkecil di antara kalian, dialah yang terbesar”. Perkataan Yesusmenunjukkan kepada mereka bahwa orang yang terbesarbukanlah yang berkuasa melainkan yang maumerendahakan diri seperti seorang anak kecil dan menjadipelayan bagi sesama. Saudara-saudari terkasih, ukuran terbesar di mata dunia adalah kekuasaan, jabatan dan kesuksesan. Namun di dalam Kerajaan Allah, ukuran kebesaran adalahkerendahan hati dan kesediaan untuk melayani sesama. Namun, jika kita diberikan kekuasaan atau jabatan yang bagus maka hal itu bukanlah alat untuk memerintah ataumenindas, melainkan amanah untuk setia melayani dan membawa kesejahteraan bersama. Melalui Injil hari ini, Yesus mengingatkan kita untuk menjadi terbesar dalamKerajaan Surga maka hendaklah menjadi pelayan bagisesama. Sebagaimana, pemimpin sejati berarti menjadipelayan yang rendah hati dan siap sedia melayani sesama. Jadi, jika kita ingin menjadi yang terbesar, jadilah yang paling siap merendahkan hati dan melayani sesama. Tuhan Memberkati (Rev. Fr. Laurens’ R)