.wp-block-jetpack-rating-star span.screen-reader-text { border: 0; clip-path: inset(50%); height: 1px; margin: -1px; overflow: hidden; padding: 0; position: absolute; width: 1px; word-wrap: normal; }

Terimakasih Pastor Paroki

  1. Ungkapan Hati dari Adik Rangga Belay

​(Siswa SMA Negeri 8, Utusan Rukun Santa Maria, Tugas Lektor)

​”Bagi saya, berdiri di mimbar sebagai Lektor pada pagi hari ini, tepat di pembukaan Novena Santo Barnabas Rasul, adalah sebuah kehormatan yang luar biasa. Saya hanya ingin mempersembahkan suara dan diri saya untuk mewartakan Sabda Tuhan.
Namun, kejutan manis dari Pastor Paroki setelah Misa sungguh membuat saya terharu.

​Bantuan uang transportasi yang Pastor berikan pagi ini mungkin tampak sederhana bagi sebagian orang, tetapi bagi saya yang akan langsung berangkat ke sekolah di SMA Negeri 8, ini adalah berkat yang sangat nyata dan berarti. Ini bukan sekadar ongkos perjalanan, melainkan wujud kepedulian Gereja yang membakar semangat saya untuk terus belajar dan setia melayani Tuhan.

Terima kasih, Pastor, dan terima kasih untuk dukungan Rukun Santa Maria yang selalu menguatkan langkah saya.”

​2. Ungkapan Hati dari Anak Hugo Ratuanik

​(Siswa SD Don Bosco 1, Tugas Misdinar)

​”Saya sangat senang sekali bisa bertugas menjadi misdinar di altar Tuhan pagi ini. Menjaga lilin dan membantu Pastor di altar selalu membuat saya bersemangat, apalagi hari ini hari pertama Novena Santo Barnabas.

​Ketika selesai Misa dan Pastor memberikan hadiah uang transportasi untuk saya pergi ke sekolah di SD Don Bosco 1, saya kaget sekaligus senang sekali. Bantuan dari Pastor ini membuat saya makin semangat untuk rajin sekolah dan tidak malas bangun pagi untuk ikut Misa Harian.

Terima kasih banyak, Pastor Paroki yang baik. Uang ini sangat bermanfaat untuk saya hari ini.”

​3. Ungkapan Hati dari Orang Tua Kedua Anak Terkasih

​(Mewakili orang tua Rangga Belay dan Hugo Ratuanik)

​”Sebagai orang tua, menyaksikan anak-anak kami berdiri di altar sejak pagi buta—baik sebagai Lektor maupun Misdinar—adalah sebuah kebahagiaan dan kebanggaan iman yang tak ternilai. Kami selalu mendidik mereka agar mendahulukan Tuhan dalam segala hal, termasuk sebelum mereka menuntut ilmu di sekolah.

​Penghargaan dan bantuan transportasi yang diberikan oleh Pastor Paroki pagi ini sungguh menyentuh hati kami. Di tengah perjuangan kami menyekolahkan anak-anak, perhatian sekecil apa pun dari Gereja terasa begitu besar dan meringankan beban kami hari ini. Tindakan Pastor adalah khotbah yang hidup bagi anak-anak kami, mengajarkan mereka bahwa Tuhan tidak pernah menutup mata bagi siapa saja yang melayani-Nya dengan tulus.

Terima kasih yang tak terhingga kepada Pastor Paroki atas cinta dan perhatiannya kepada pendidikan anak-anak kami.”

​4. Nasehat Pastor Paroki HKY Olilit Barat

​(Pesan Pastoral dan Peneguhan)

​”Anak-anakku terkasih, Rangga dan Hugo, serta seluruh umat Paroki HKY Olilit Barat yang diberkati Tuhan. Apa yang Gereja berikan pagi ini bukanlah upah atas pelayanan kalian, karena pelayanan di altar tidak bisa dinilai dengan materi. Bantuan transportasi ini adalah tanda kasih, apresiasi, sekaligus doa dari seluruh jemaat agar kalian tumbuh menjadi anak-anak yang cerdas secara intelektual dan kaya secara rohani.

​Belajarlah dari Santo Barnabas Rasul yang namanya mulai kita renungkan dalam Novena hari ini. Beliau dikenal sebagai ‘Anak Penghiburan’ yang selalu membawa sukacita dan dukungan bagi sesama. Jadikanlah pelayanan kalian di gereja dan ketekunan kalian di sekolah (baik di SMA Negeri 8 maupun SD Don Bosco 1) sebagai cara kalian menjadi ‘penghibur’ dan terang bagi keluarga serta teman-teman.

​Ingatlah nasehat ini:

“Utamakan Tuhan dalam gerak langkahmu, maka Dia akan mencukupkan segala yang kau butuhkan untuk masa depanmu. Teruslah setia melayani, rajinlah belajar, dan jadilah kebanggaan orang tua serta Gereja.”

Ratu Norkit Monuk DEDESAR

Ubilaa Norang Ita DIDTINEMUN
Salve.

Related posts

Seminari SYV Saumlaki adalah jantung keuskupan kita

Aku Senang Sekali, Tuhan Yesus Ingat Aku

REFLEKSI PASTORAL DAN UNGKAPAN HATI: AKHIR KUNJUNGAN KELUARGA RUKUN SANTO PAULUS