Sungguh sebuah momen iman yang menyentuh hati.Tepat Pkl. 07.30-11.30 WIT kunjungan pastoral di tengah masa Prapaskah, khususnya setelah Novena Kabar Sukacita, membawa kesejukan spiritual bagi umat di Rukun Santo Fransiskus Xaverius, Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Olilit Barat.
āBerikut adalah rangkuman narasi dari rangkaian kunjungan tersebut:
āGema Kunjungan Pastoral: Rukun Santo Fransiskus Xaverius
āKehadiran Pastor Paroki bersama jajaran pengurus rukun bukan sekadar kunjungan administratif, melainkan wujud nyata dari “Gereja yang Mendengarkan.” Di setiap rumah, terjalin dialog hati antara gembala dan dombanya.
ā1. Rintihan dan Bahagia Para Keluarga
āDari rumah ke rumah, terpancar suasana haru dan syukur:
āKeluarga
Kel. Selestinus Rananmase, Kel. Lodwik Londar,
Kel. Roni Kilmas, Kel
Paskalina Fanumbi, Kel. Petrus Fenanlampir, Kel. Makaria Futwembun & Josep Nditi, Kel Mersi Fanumby & Agustina Fanumby, Kel. Petrus Utukaman, Kel .Ateng Desa, Fery Fanumby:
Sebagian besar mengungkapkan rasa tidak percaya sekaligus bahagia karena rumah mereka dikunjungi langsung oleh Pastor. Ada rintihan beban hidup dan pergumulan kesehatan, namun semua itu seolah terobati dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Pastor.
āKeluarga Makaria Futwembun & Josep Nditi serta Mersi & Agustina Fanumby:
Menekankan betapa pentingnya peneguhan iman di dalam keluarga sebagai unit terkecil Gereja. Kehadiran Pastor membawa semangat baru untuk terus setia dalam pelayanan di rukun.
ā2. Ungkapan Hati Ketua Rukun
āKetua Rukun Santo Fransiskus Xaverius menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kerendahan hati Pastor Paroki yang mau turun langsung melihat kondisi umat secara riil. Baginya, kunjungan ini adalah suntikan semangat bagi para pengurus rukun untuk lebih giat lagi dalam melayani dan mempersatukan warga rukun.
ā3. Pesan Gembala: Pastor Paroki HKY Olilit Barat
āPastor menyampaikan pesan yang kuat di Pekan Prapaskah V ini
āPertobatan Sejati:
Jadikan masa ini sebagai momen untuk membersihkan hati menyambut Paskah.
āPersaudaraan:
Rukun harus menjadi tempat di mana kasih Kristus dirasakan secara nyata melalui tolong-menolong.
āKekuatan Doa:
Jangan pernah lelah berdoa dalam keluarga, karena doa adalah napas hidup umat beriman.
Refleksi Singkat
Kunjungan ini mengingatkan kita bahwa di balik nama-nama yang terdaftar, ada jiwa-jiwa yang haus akan sapaan kasih Tuhan. Semoga kunjungan ini membuahkan semangat baru bagi seluruh umat di Olilit Barat.( RD PONSIO08 )