āRefleksi Kunjungan Pastoral Pekan Prapaskah III
āSuasana syukur menyelimuti Rukun BHK saat Pastor Paroki HKY Olilit Barat, tepat Pkl. 07.15-09.00 WIT
bersama Ketua Rukun dan Baperus, melangkahkan kaki mengunjungi keluarga-keluarga.
Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan perjumpaan iman yang menghidupkan lilin pengharapan di dalam rumah tangga.
āSuara Hati Keluarga Kudus Rukun BHK
āSetiap rumah memiliki cerita, namun semuanya bermuara pada satu rasa: Sukacita yang Tak Terkatakan.
- āBpk. Stan Balak:
“Kehadiran Pastor di rumah kami adalah berkat yang nyata. Kami merasa dikuatkan untuk terus setia dalam pelayanan dan persekutuan rukun.”
āIbu Nela Bareto: “Sebagai seorang ibu, kunjungan ini membawa kedamaian. Doa yang dipanjatkan bersama di ruang tamu kami terasa seperti embun yang menyejukkan hati.”
- āBpk. Eli Latuni:
“Kami merasa tidak berjalan sendirian. Gereja sungguh hadir dan menyapa kami di tempat di mana kami sehari-hari hidup dan bergumul.”
ā3. Bpk. Rano Futunanembun:
“Momen ini menjadi pengingat bagi keluarga kami untuk selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap kerja keras dan usaha kami.”
- āBpk. Yonas & Ibu Yohana Londar:
Kerendahan hati Pastor dan pengurus rukun untuk datang mengetuk pintu rumah kami adalah teladan kasih yang akan selalu kami ingat.”
ā5. Bpk. Leo & Bpk. Bei Futunanembun:
“Perjumpaan ini mempererat tali persaudaraan antara kami sebagai umat dan pimpinan paroki. Kami merasa sangat dihargai.”
- āBpk. Theo Serin:
“Di tengah masa Prapaskah ini, kunjungan ini menjadi momen pertobatan sekaligus syukur yang mendalam bagi keluarga kami.”
ā7. Bpk. Leo Ndity:
“Semoga kunjungan ini membuahkan semangat baru bagi kami untuk lebih aktif lagi dalam kegiatan-kegiatan di Rukun BHK.”
- āUngkapan Hati Ketua Rukun BHK
ā”Melihat wajah-wajah bahagia anggota rukun saat disapa langsung oleh Pastor Paroki adalah kebahagiaan terbesar bagi saya. Ini adalah wujud nyata dari semangat ‘Bunda Hati Kudus’āhati yang terbuka, melayani, dan merangkul.
Terima kasih kepada semua keluarga yang telah membuka pintu rumah dan hati. Mari kita jaga api iman ini agar tetap menyala dalam kebersamaan rukun kita.”
9.āNasehat Pastoral: Pastor Paroki HKY Olilit Barat
āDalam keheningan doa dan percakapan akrab, Pastor menyampaikan pesan yang menyejukkan:
āJadilah Keluarga yang Berdoa:
Jadikanlah teladan Santo Yosep sebagai tiang doa dalam keluarga. Jangan biarkan kesibukan duniawi menjauhkan kalian dari komunikasi dengan Tuhan.
āKesetiaan dalam Perkara Kecil:
Seperti Santo Yosep yang setia menjaga Keluarga Kudus dalam diam, setialah juga kalian dalam tugas-tugas kecil di rukun dan masyarakat.
āSolidaritas Rukun:
Rukun BHK harus menjadi tempat di mana beban terasa ringan karena dipikul bersama, dan sukacita terasa berlipat karena dirayakan bersama.
“Semoga Tuhan memberkati setiap langkah dan karya kita di Rukun Bunda Hati Kudus. Amin.” (RD PONSIO08)